RTH Ditutup Lagi, Warga Tetap Datang

Prapti Dwi Lestari • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27 WIB
Masyarakat dan pelaku UMKM tetap beraktivitas di Ruang Terbuka Hijau Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Rabu (14/10/2026). (Prapti Dwi Lestari)
Masyarakat dan pelaku UMKM tetap beraktivitas di Ruang Terbuka Hijau Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Rabu (14/10/2026). (Prapti Dwi Lestari)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Baru kembali dibuka awal pekan ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menutup lagi untuk sementara ruang terbuka hijau (RTH) dan taman kota mulai Rabu (14/10) hingga Kamis (15/10). Kebijakan ini diambil karena Kota Pekanbaru kembali diselimuti kabut asap cukup tebal hingga menyebabkan kualitas udara menjadi sangat tidak sehat.

Ada tiga RTH yang ditutup sementara. Yakni RTH Putri Kacamayang, RTH Tunjuk Ajar Integritas, serta Taman Kota di Jalan Diponegoro. Meski ditutup, namun warga tetap ramai datang dan beraktivitas di RTH, kemarin. 

”Kita tutup kembali sementara, karena kualitas udara belum membaik,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Rabu (14/10). 

Baca Juga: Truk Besar Masih Banyak Melintas di Siang Hari

Ia menjelaskan, kebijakan ini juga sejalan dengan langkah Pemko Pekanbaru yang kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). ”Kami mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan karena asap masih cukup pekat. Kalau memang harus keluar ruangan, maka gunakanlah masker,” pungkasnya. 

Warga Tetap Datang

Sementara itu, meskipun ditutup, banyak warga yang masih memanfaatkan RTH sebagai lokasi berolahraga walaupun sedang kabut asap. 

Pantauan Riau Pos, Rabu (14/10) di RTH Tujuk Ajar Integritas, terlihat banyak warga yang berolahraga atau sekedar jalan santai dan bermain bersama anak di kawasan RTH tersebut. Meskipun terdapat spanduk larangan beraktifitas di kawasan RTH, namun masyarakat tidak mengindahkannya dan tetap melakukan aktivitas.

Baca Juga: APBD-P Bisa Digunakan Akhir Oktober

Di sisi lain, para pelaku UMKM juga tetap melakukan aktifitas berjualan seperti biasanya.

Seorang warga yang datang ke RTH, Gustian Tambunan mengaku tetap menjalankan aktivitas berolahraga di kawasan RTH karena tidak mengetahui jika RTH di Pekan­baru kembali ditutup oleh pemerintah.

Ia katakana, saat melakukan olahraga di pagi hari, tidak ada petugas yang memberikan tahu kalau RTH ditu­tup kembali. ”Jujur tidak tahu kalau RTH ditutup lagi. Saya memang sering jalan kaki sekedar keliling beberapa putaran saja. Lagi pula RTH ini sangat nyaman untuk berolahraga atau sekedar duduk santai jadi sayang kalau ditu­tup terus walaupun saya tahu ini karena kondisi kabut asap di Pekanbaru yang masih cukup tebal,” katanya.

Seorang pelaku UMKM Azmi berharap kawasan RTH tidak terus-menerus ditutup karena akan berdampak pada penurunan omset para peda­gang. Apalagi dikondisikan saat ini harga kebutuhan pokok cukup mahal jika tidak tetap berjualan ia khawatir tidak bisa menafkahi keluar­ganya.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Kembali Raih Penghargaan Nasional, Sabet Predikat Sangat Baik untuk Iklim Investasi

”Kami ini cuma cari makan. Mau ditutup atau tidak kami tetap jualan. Tapi kalau bisa jangan keseringan ditutup RTH-nya. Nanti tak banyak pembeli yang datang untuk berbelanja di tempat kami, karena sebagian besar pembeli pengunjung RTH,” ungkapnya.(ilo/ayi)

 

Editor : Arif Oktafian
Kualitas Udara rth pekanbaru taman kota kabut asap pekanbaru