Bandara SSK II Pekanbaru Gelar Simulasi Darurat Skala Penuh, Libatkan 320 Personel

Siti Azura • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:19 WIB
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Achmad dan stakeholder memberikan keterangan saat konferensi pers di sela kegiatan latihan PKD skala penuh, Rabu (14/10/2026). (siti azura/riau pos)
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Achmad dan stakeholder memberikan keterangan saat konferensi pers di sela kegiatan latihan PKD skala penuh, Rabu (14/10/2026). (siti azura/riau pos)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau disebut Injourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II melaksanakan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) skala penuh atau Full Scale Exercise sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan seluruh pihak dalam menghadapi kondisi keadaan darurat di lingkungan bandar udara.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (14/10) ini melibatkan 320 personel dari seluruh stakeholder yang tergabung dalam Airport Emergency Committee (AEC) serta Airport Security Committee (ASC) seperti Lanud Roesmin Nurjadin (Lanud-RSN), Basarnas Kota Pekanbaru, Tim DVI Polda Riau, Polresta Pekanbaru/Polsek Bukit Raya, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Balai Karantina Kesehatan Kelas I Pekanbaru, Pihak Airlines dan sejumlah Rumah Sakit di Kota Pekanbaru.

Dalam latihan PKD tersebut, terdapat dua skenario keadaan darurat yang berurutan berupa insiden ke­luar landasan dan terbakarnya pesawat Siak Airways saat mendarat serta gangguan keamanan di bandara berupa penyanderaan salah seorang penumpang. 

Baca Juga: Arista Expo 2026 Kembali Hadir di Living World 

General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Achmad mengatakan bahwa Latihan PKD skala penuh merupakan salah satu upaya penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kondisi darurat secara cepat, tepat, terkoordinasi dan terintegrasi.

Kedua skenario tersebut menjadi bagian dari simulasi untuk menguji respons dan koordinasi seluruh stakeholder terkait dalam menghadapi kondisi darurat yang melibatkan pesawat, penumpang, serta aspek keselamatan dan keamanan bandar udara.

”Melalui skenario latihan yang melibatkan berbagai aspek keadaan darurat dari sisi keselamatan maupun keamanan penerbangan, kami ingin memastikan seluruh stakeholder memahami peran dan tanggung jawab masing-masing. Yang diuji bukan hanya kecepatan respons, tetapi juga bagaimana komunikasi, koordinasi, evakuasi, pertolongan terhadap korban, pemadaman kebakaran, pengendalian situasi dan pengamanan area serta penanganan dampak keadaan darurat lainnya dapat berjalan secara terpadu,” ujar Achmad.

Baca Juga: Kompol Shilton Resmi Jabat Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru

Latihan ini juga menjadi sarana untuk menguji efektivitas Airport Emergency Plan (AEP) serta kesiapan sumber daya manusia, fasilitas dan peralatan yang digunakan dalam penanggulangan keadaan darurat di bandar udara.

Melalui pelaksanaan latihan berskala penuh tersebut, seluruh stakeholder dapat mengidentifikasi potensi kendala yang mungkin muncul dalam kondisi darurat sekaligus melakukan evaluasi terhadap prosedur dan pola koordinasi yang diterapkan. 

”Melalui latihan PKD skala penuh bersama seluruh stakeholder seperti ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur Airport Emergency Committee, sehingga apabila terjadi keadaan darurat, penanganan dapat dilakukan secara cepat, terukur, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan jiwa.” tambah Achmad.

Baca Juga: RTH Ditutup Lagi, Warga Tetap Datang

Pelaksanaan kegiatan Latihan PKD skala penuh di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II merupakan perwujudan komitmen Injourney Airports untuk senantiasa memberikan pelayanan sepenuh hati dengan terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan bagi seluruh pengguna jasa.(azr)

 

Editor : Arif Oktafian
bandara ssk ii pekanbaru bandara sultan syarif kasim ii InJourney Airports