Raih ITMW Destination Awards 2026, Pekanbaru Dinilai Unggul dalam Aksesibilitas Pariwisata

M Ali Nurman • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:55 WIB
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar menerima langsung penghargaan ITMW Destination Awards 2026 kategori Excellence in Accessibility mewakili Wako Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (17/10/2026), dalam rangkaian kegiatan ITMW 2026 di Prama Sanur Beach, Denpasar, Bali.(ISTIMEWA)
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar menerima langsung penghargaan ITMW Destination Awards 2026 kategori Excellence in Accessibility mewakili Wako Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (17/10/2026), dalam rangkaian kegiatan ITMW 2026 di Prama Sanur Beach, Denpasar, Bali.(ISTIMEWA)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Kota Bertuah berhasil meraih penghargaan ITMW Destination Awards 2026 kategori Excellence in Accessibility dalam ajang The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2026 yang digelar di Bali, 14-18 Oktober 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap pengelolaan dan pengembangan destinasi pariwisata Pekanbaru, khususnya dari aspek aksesibilitas. Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemko Pekanbaru untuk terus meningkatkan kualitas sektor pariwisata agar semakin mudah dijangkau, nyaman dikunjungi, dan mampu memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, penghargaan tersebut merupakan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus membenahi dan mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki Kota Pekanbaru.

 Baca Juga: Tim Basket Putra Darma Yudha Pertahankan Mahkota Champion Honda DBL with Kopi Good Day

Markarius menerima langsung penghargaan tersebut mewakili Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026), dalam rangkaian kegiatan ITMW 2026 di Prama Sanur Beach, Denpasar, Bali.

Menurut Markarius, capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya yang dilakukan Pemko Pekanbaru dalam mendorong pengembangan pariwisata daerah. Namun, penghargaan ini juga harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas destinasi dan fasilitas pendukung pariwisata sehingga sektor tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Pekanbaru. Kami menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membenahi dan mengembangkan sektor pariwisata agar semakin baik, mudah diakses, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan," ujar Markarius.

 Baca Juga: 3.385 Pelamar Berebut 1.295 Lowongan, Ribuan Pencari Kerja Rela Antre di Hari Pertama Job Fair 

Ia mengatakan, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi dan daya tarik yang dimiliki suatu daerah. Kemudahan akses menuju destinasi, ketersediaan fasilitas pendukung, serta kenyamanan pengunjung juga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.

Karena itu, Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan destinasi wisata dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan wisatawan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing pariwisata Pekanbaru sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pariwisata harus kita kembangkan secara berkelanjutan. Bukan hanya bagaimana menarik orang untuk datang, tetapi juga bagaimana memastikan mereka mendapatkan kemudahan akses, kenyamanan, dan pengalaman yang baik selama berkunjung ke Pekanbaru," katanya.

 Baca Juga: Diduga Akali Izin Investasi, Warga Negara Tiongkok Dideportasi Imigrasi Meranti

Markarius menambahkan, sektor pariwisata memiliki peluang untuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah apabila dikelola secara optimal. Pergerakan wisatawan dapat memberikan dampak terhadap berbagai sektor lain, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kuliner, ekonomi kreatif, hingga usaha jasa yang tumbuh di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, penghargaan yang diterima Pemko Pekanbaru diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pariwisata. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas wisata.

"Kami ingin sektor pariwisata ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Potensi yang ada harus terus dikembangkan dan didukung dengan fasilitas serta pelayanan yang memadai. Dengan begitu, pariwisata tidak hanya menjadi daya tarik kota, tetapi juga bisa mendorong aktivitas ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat," ungkapnya.

 Baca Juga: Aqela Najwa Sasya dan Given Excellent, MVP Honda DBL with Kopi GoodDay 2026 Riau AZA 3X3

Penghargaan ITMW Destination Awards 2026 diberikan berdasarkan hasil penilaian MarkPlus Tourism melalui pendekatan desk research serta evaluasi terhadap indikator 3A of Tourism, yakni accessibility (aksesibilitas), attraction (daya tarik), dan amenities (fasilitas pendukung).

Melalui penilaian tersebut, Pekanbaru yang mengusung brand pariwisata "Panorama Alam Impian" dinilai memiliki keunggulan pada kategori aksesibilitas dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata berkelanjutan.

Kategori Excellence in Accessibility menempatkan aspek kemudahan akses sebagai unsur penting dalam pengembangan destinasi. Aksesibilitas menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung mobilitas wisatawan, meningkatkan kenyamanan kunjungan, serta memperkuat daya saing sebuah daerah sebagai tujuan wisata.

Penghargaan ini merupakan bagian dari perhelatan The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2026 yang diselenggarakan MarkPlus Tourism bersama Bali Tourism Board dan Sanur Village Festival di Bali pada 14 hingga 18 Oktober 2026.

Mengusung tema "Reimagining Tourism: In a Fragmented World!", kegiatan tersebut terinspirasi dari buku Marketing 7.0: A Guide for Thinking Marketers in the Age of AI. Rangkaian kegiatan membahas berbagai pendekatan dalam menghadapi perkembangan industri pariwisata, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), teknologi digital, serta pendekatan yang berpusat pada manusia.

Melalui tema tersebut, ITMW 2026 mendorong pengembangan ekosistem pariwisata yang lebih adaptif dan kompetitif di tengah perubahan global. Pemanfaatan teknologi dan inovasi diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan serta perhatian terhadap kebutuhan wisatawan.

Puncak kegiatan dan penyerahan penghargaan berlangsung pada Sabtu (17/10), pukul 08.30 hingga 17.30 WITA, di Prama Sanur Beach, Wantilan Ballroom, Jalan Cemara, Sanur, Denpasar, Bali, dalam sesi utama Special Conference: The Resilience of Indonesia Tourism.

 Baca Juga: Rain Zevana Bangga Antar Putra Witama Kembali Berlaga di Final DBL Riau 2026

Bagi Pemko Pekanbaru, penghargaan tersebut menjadi salah satu pengakuan atas posisi pariwisata daerah dalam peta pengembangan destinasi di Indonesia. Ke depan, pemerintah kota diharapkan dapat terus memperkuat kualitas aksesibilitas, daya tarik wisata, dan fasilitas pendukung agar pengembangan pariwisata semakin terarah dan berkelanjutan.

Markarius menegaskan, Pemko Pekanbaru akan terus berupaya mengembangkan potensi daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dengan dukungan dan kolaborasi yang baik, sektor pariwisata diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu penggerak ekonomi sekaligus memperkuat citra Pekanbaru sebagai kota yang layak dikunjungi.

"Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi. Yang terpenting bukan hanya penghargaan yang diterima, tetapi bagaimana upaya pengembangan pariwisata ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu membawa Pekanbaru semakin dikenal," tutupnya.(ali)

Editor : Edwar Yaman
ITMW Destination Awards 2026 aksesibilitas pariwisata pemko pekanbaru pekanbaru