PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO)- Proyek Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kabupaten Pelalawan telah resmi dioperasikan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) pada 2023 lalu.
Bahkan saat ini setidaknya ribuan masyarakat di Kecamatan Pangkalan Kerinci atau sebanyak 3.712 sambungan rumah (SR), telah menikmati pengaliran gas dari jargas tersebut guna memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Sedangkan pembangunan jargas, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga untuk mendapatkan gas yang jauh lebih murah dari gas elpiji. Jargas langsung disalurkan melalui pipa ke rumah warga dengan biaya pemasangan gratis.
“Alhamdulillah, Pemkab Pelalawan bersyukur telah beroperasinya pembangunan jargas rumah tangga. Ini merupakan perjuangan berat dan panjang yang diawali dengan penyampaian serta ekspose proposal di depan Dirjen Perencanaan dan Pembangunan Prasarana Migas Kementerian ESDM RI Noor Arifin Muhammad MSi,” kata Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pelalawan Drs H Fakhrizal MSi, Jumat (10/5).
Diungkapkannya, Pemkab Pelalawan sebelumnya telah mengusulkan sebanyak 40.000 SR untuk mendapat pembangunan jargas kepada Kementerian ESDM RI. Di mana untuk tahap awal, pembangunan jargas ini diprioritaskan dua kecamatan. Yakni Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Langgam. Hal ini dikarenakan Kabupaten Pelalawan merupakan salah satu daerah penghasil sumber energi gas di Provinsi Riau.
Hanya saja, usulan hanya diakomodir oleh pemerintah pusat sebanyak 3.712 SR. Sedangkan sejumlah kecamatan di Kota Pekanbaru sudah lebih dahulu masyarakatnya menikmati gas yang sumbernya dari Kabupaten Pelalawan.
“Namun demikian kita patut bersyukur karena masyarakat Kabupaten Pelalawan telah merasakan dengan menikmati gas rumah tangga langsung ke rumah atau merdeka di bidang energi dan tidak susah membeli keluar, meskipun masih terbatas untuk 3.712 rumah,” paparnya.(amn)
Editor : RP Arif Oktafian