PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebuah truk jenis colt diesel yang mengangkut 36 penumpang terjun ke Sungai Segati, Langgam Pelalawan, Sabtu (22/2/2025). Bagaimana kronologis dan jumlah korban kecelakaan maut yang menyebabkan beberapa korban tewas hingga tenggelam dan belum ditemukan tersebut?
Adapun lokasi kecelakaan truk terjung ke Sungai Segati yang berada di areal konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Nusa Wana Raya (NWR), tepatnya di Estate Nagodang, jembatan Sungai Segati, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.
Kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Dimana, truk tersebut membawa para pekerja untuk penanaman/pembibitan akasia.
Mereka dibawa oleh kontraktor PT NWR Estate Nagodang.
Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto, Ahad (23/2/2025).
"Saat ini tengah dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan di lokasi ke beberapa korban yang belum selamat," ujar Kombes Anom.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri menyatakan bahwa hingga pagi ini, tim gabungan tengah berusaha menarik truk tersebut dari dasar sungai.
Bahkan pihaknya turut menurunkan alat berat ke lokasi nahas tersebut.
“Pagi ini kami sedang upayakan untuk menarik truk dari dalam sungai ke atas. Kami memperkirakan masih banyak korban yang terjebak di dalam truk,” kata Afrizal.
Insiden yang terjadi pada Sabtu, 22 Februari 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, mengakibatkan 36 penumpang tercebur ke sungai.
Dari jumlah tersebut, menurut data Polres Pelalawan, tercatat 13 orang berhasil diselamatkan, sementara 11 orang lainnya, masih dinyatakan hilang.
Sopir dan tiga orang balita ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Proses evakuasi menghadapi tantangan berat akibat derasnya arus sungai dan minimnya sinyal komunikasi di lokasi kejadian.
“Kami baru kembali dari TKP hingga subuh tadi. Tidak ada sinyal di lokasi. Hingga pagi ini sudah 4 korban dievakuasi dan meninggal dunia,” tambah Afrizal.
Laporan: Afiat Ananda
Editor : Eka G Putra