PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO)- Sejumlah ruas jalan raya di Kabupaten Pelalawan, yakni Kecamatan Pangkalankerinci, saat ini sangat banyak ditemukan jalan yang mengalami kerusakan parah.
Bahkan, jalan rusak itu banyak ditemukan lubang besar yang cukup dalam, sehingga sangat membahayakan bagi para pengguna jalan, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Seperti sebuah video viral yang merekam seorang warga mengalami luka-luka karena terjatuh dari sepeda motornya setelah menabrak lubang di Jalan Tengku Said Ja’afar Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan dan tersebar luas pada Senin (3/3).
Video itu tentunya mendapat banyak tanggapan dari berbagai pihak, setelah video perempuan berhijab hitam terluka itu beredar. Kondisi itu juga membuat masyarakat sangat kesal atas banyaknya lubang yang terdapat di jalan-jalan yang ada di Pangkalankerinci.
“Ya, sampai kapan jalan-jalan rusak dan berlubang di Pangkalankerinci ini dilakukan perbaikan. Korban akibat jalan rusak ini sudah banyak. Jadi apakah harus tunggu ada korban jiwa yang mati baru jalan ini diperbaiki,” terang Usman, salah seorang warga Jalan Lintas Timur,Pangkalankerinci kepada Riau Pos, Senin (3/3) kemarin.
Pantauan Riau Pos di lapangan, hampir seluruh badan jalan di Pangkalankerinci mengalami kerusakan dan berlobang. Dan jalan rusak yang telah banyak muncul sejak akhir tahun 2024 lalu atau tepatnya pascabanjir yang melanda Negeri Seiya Sekata, hingga saat ini belum tersentuh perbaikan.
“Kalau alibinya cuma karena anggaran minim, orang awam pun bisa bilang seperti itu. Tapi ini kan tugas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan untuk melakukan perbaikan jalan rusak ini. Apalagi setiap tahun dananya telah dianggarkan.
“Dan jika dana yang dianggarkan tidak mencukupi, kan di Pelalawan ini banyak perusahaan. Jadi panggil pihak perusahaan dan Perbankan untuk bersama-sama melakukan perbaikan jalan rusak ini melalui program CSR.
“Apalagi, saat ini sudah masuk Ramadan, tentunya tak lama lagi jalan-jalan di Pelalawan ini akan dipakai sebagai jalur mudik. Jadi, segera lah PUPR lakukan perbaikan jalan rusak ini agar tidak kembali muncul korban,” paparnya.
Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Baharuddin SH MH mengaku sudah banyak menerima dan mendengarkan keluhan warga terkait lubang-lubang di jalan rusak di Pangkalankerinci ini. Apalagi musim hujan begini, lubang bertambah besar dan dalam setelah digenangi air.
“Tadi malam memang dapat laporan ada warga yang terjatuh setelah sepeda motornya masuk dalam lubang besar di Jalan Tengku Said Jaffar menuju simpang Seminai. Di lokasi itu lubangnya sangat besar dan dalam, tidak ada pula tanda-tanda bahwa di situ ada lubang besar,” ujarnya.
Untuk itu, sambung mantan Ketua DPRD Pelalawan ini, pihaknya mendesak agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan segera menutup lubang-lubang di jalan dalam kota Pangkalankerinci.
“Kita minta dengan tegas PUPR untuk segera menutup lubang di jalan-jalan rusak yang sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Apalagi dalam bulan Ramadan ini, intensitas warga untuk keluar rumah sangat tinggi.(lim)
Editor : Arif Oktafian