BANDAR SEIKIJANG (RIAUPOS.CO) - Musibah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan. Bahkan, kecelakaan ini terjadi pada masa arus balik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah ini melibatkan dua unit kendaraan.
Alhasil, akibat kecelakaan maut tersebut menelan seorang korban jiwa. Yakni Adek Indra (48) yang tercatat sebagai warga Perumahan GSA Pangkalankerinci.
Hal ini terjadi setelah mobil jenis hatchback kecil atau city car BM 1790 IE yang dikemudikan korban Adek Indra, menabrak bagian depan mobil MVP dengan nomor polisi D 1745 AGC yang dikemudikan Azra Nofitra Asri (22) tercatat sebagai warga Rengat Barat, Indragiri Hulu di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 46 Desa Kiyap Jaya, Bandar Seikijang sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK ketika dikonfirmasi Riaupos.co melalui Kasi Humas AKP Edy Haryanto, Jumat (4/4/2025), membenarkan adanya kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut. Di mana akibat insiden itu, seorang pengendara kendaraan bermotor yakni Adek Indra meregang nyawa akibat mengalami luka berat akibat benturan pada bagian dada dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara itu, pengemudi MVP dengan nopol D 1745 AGC yang dikemudikan Azra Nofitra Asri dalam keadaan sehat.
"Ya, jenazah korban Adek Indra telah dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan setelah dievakuasi dan visum oleh tenaga medis Puskesmas Bandar Seikijang dan meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Selasih.
"Dan saat ini, barang bukti berupa kendaraan bermotor jenis hatchback kecil dengan nopol BM 1790 IE dan MVP dengan nopol D 1745 AGC, telah diamankan di Mapolres Pelalawan guna proses lebih lanjut oleh pihak Satlantas.," terang Edy.
Diungkapkan mantan Kapolsek Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan ini bahwa, berdasarkan keterangan para saksi-saksi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan tersebut bermula saat pengemudi hatchback kecil, Adek Indra yang membawa penumpang yakni istrinya Ernani Yuneti (48) yang merupakan perawat di RSUD Selasih Pangkalankerinci dan 2 anaknya bernama Haura Hanifah (16) dan Khanza (19), bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Pangkalankerinci menuju Kota Pekanbaru, Jumat (4/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Namun, saat berada di Jalintim Kilometer 46 Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, mobil Adek Indra bergerak melebar ke kanan untuk mendahului kendaraan lain bergerak searah yang ada di depannya.
Dan saat yang bersamaan mobil MVP dikemudikan Azra Nofitra dengan membawa empat penumpang yakni Kasnawati (54), Bunga (38), Hengki Kurniawan (29), dan Zulfidesi (52), bergerak dari arah berlawanan, Pekanbaru menuju Pangkalankerinci.
"Korban terkejut setelah mengetahui ada mobil dari arah berlawanan, sehingga spontan banting setir ke arah kanan. Hanya saja, karena jarak yang sudah terlalu dekat, alhasil kecelakaan tak bisa dihindari lagi," ujarnya.
Baca Juga: Kevin De Bruyne Tinggalkan Man City di Akhir Musim, Pep Guardiola Bilang Begini
Ditambahkan Edy bahwa, akibat kejadian tersebut, korban Adek Indra setelah mobil yang dikemudikannyamenabrak bagian depan mobil dikemudikan Azra Nofitra. Sementara itu, istri Adek Indra yakni Ernani Yuneti dan anaknya Haura Hanifah dan Khanza,mengalami luka patah tangan kiri, luka di bibir, dan luka robek di kening. Dan saat ini mendapat perawatan di rumah sakit.
"Jadi, berdasarkan hasil penyelidikan petugas, kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil hatchback kecil yang tidak memperhatikan kendaraan lain yang berada di depannya saat hendak mendahului kendaraan dari arah berlawan. Sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Dan saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan tim Sat Lantas Polres Pelalawan.
"Untuk itu, kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan dan pengendara agar selalu berhati-hati serta waspada saat berkendaraan di Jalintim. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan utamakan keselamatan dibanding kecepatan," tutup Edy.(amn)
Editor : Edwar Yaman