PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Pergerakan kendaraan arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 H di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan, kembali mengalami peningkatan signifikan.
Bahkan, volume kendaraan yang melintasi jalur lintas provinsi pada puncak arus balik yang diprediksi pada Ahad (6/4/2025) ini, mulai sama banyak dengan puncak arus mudik sebelum Idulfitri 2025. Hal ini terbukti pada Ahad (6/4/2025) ini atau tepatnya H+7 Lebaran, kendaraan yang melintas di Jalintim Pelalawan tercatat sudah mencapai angka 2.011.
Meski volume kendaraan yang melintas terjadi peningkatan dari hari-hari sebelumnya, kondisi arus lalu lintas di jalan lintas provinsi tersebut masih tetap berjalan lancar tanpa adanya kemacetan. Sedangkan peningkatan arus mudik tersebut dipengaruhi seiring akan segera berakhirnya masa libur lebaran Idulfitri tahun 2025 ini.
"Ya, kalau diprediksi peningkatannya sekitar 30 persen dari hari biasa atau sebanyak 2.011 kendaraan yang melintasi Jalintim. Rinciannya yakni 620 kendaraan roda dua, 1.371 kendaraan roda empat dan 20 kendaraan bus penumpang," terang Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK melalui Kapolsek Ukui, AKP Rudi Hardiyono SH kepada Riaupos.co, Ahad (6/4/2025) via selulernya.
Dikatakan Rudi bahwa, peningkatan volume kendaraan tersebut terjadi sejak Sabtu (5/4/2025) kemarin. Di mana setidaknya ada ribuan kendaraan yang melintasi di Jalintim wilayah hukum Kabupaten Pelalawan. Mayoritas peningkatan kendaraan terjadi pada sore hingga malam hari.
"Jadi, sejak Sabtu (5/4/2025) kemarin, sudah terjadi peningkatan volume kendaraan pemudik dalam arus balik lebaran. Yakni sebanyak 900 kendaraan. Sedangkan pada Ahad (6/4/2025) ini, tercatat sebanyak 1.111 kendaraan. Dan jumlah ini tentunya akan terus bertambah hingga malam ini," ujarnya.
Dijelaskan Kapolsek Ukui bahwa, meski volume kendaraan yang melintas terjadi peningkatan dari hari-hari sebelumnya, namun kondisi arus lalu lintas di jalan lintas provinsi tersebut masih tetap berjalan lancar tanpa adanya hambatan seperti kemacetan. Pasalnya, pihaknya bersama Satlantas dan personel gabungan telah disiagakan di titik yang masuk daerah rawan macet, rawan langgar dan rawan kecelakaan (laka).
"Selain itu, ratusan personel gabungan juga masih tetap siaga berjaga di empat pos pengamanan (pospam) dan satu pos pelayanan (posyan) yang tersebar di Jalan Lintas Timur, khususnya di wilayah Kecamatan Ukui, untuk memberikan pengamanan serta pelayanan bagi masyarakat pengguna jalan raya," tuturnya.
Untuk itu, sambung Rudi, melalui personel yang melakukan pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik yang tersebar di sepanjang jalintim, maka pihaknya mengimbau kepada para pemudik, agar tetap menjaga keselamatan berkendara dengan tetap fokus serta berkonsentrasi dalam mengemudi. Serta dapat mengurangi barang-barang bawaan atau muatan agar tidak berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Kapolsek Kuantan Mudik AKP Hendra Setiawan Dipromosikan jadi Kapolsek Siak Hulu Polres Kampar
"Dan apabila pengemudi merasa lelah berkendara atau membutuhkan informasi jalur mudik, maka kita persilakan untuk beristirahat dan mampir pada pos–pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 yang tersebar di beberapa titik Jalintim Pelalawan. Pasalnya, pos-pos ini akan tetap terus dibuka hingga tanggal 8 April 2025 mendatang," tutupnya.(amn)
Editor : Edwar Yaman