Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kejari Pelalawan Periksa Kades Lubuk Kembang Bunga dan Bukit Kesuma, Diduga Terbitkan SKT dan Pungli di TNTN

M Amin Amran • Rabu, 25 Juni 2025 | 19:45 WIB
Kepala Kejari Pelalawan, Azrijal.SH MH
Kepala Kejari Pelalawan, Azrijal.SH MH

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Upaya penertiban lahan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), tepatnya di Dusun Toro Jaya Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan oleh tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus berlanjut.

Tidak hanya penertiban identitas penduduk (KTP) para perambah hingga rencana pemutusan jaringan instalasi listrik di kawan hutan yang dilindungi negara ini, namun penertiban juga dilakukan dengan pemeriksaan sejumlah saksi yang diduga kuat telah menerbitkan surat keterangan tanah (SKT) serta adanya dugaan pungutan liar (pungli) di TNTN tersebut.

Demikian hal ini disampaikan Kepala Kejaksanaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Azrijal SH MH kepada Riaupos.co, Rabu (25/6/2025) di Pangkalankerinci.

Dikatakan bahwa, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah kades, terkait dugaan penerbitan SKT dan pungli di TNTN tersebut pada Selasa (24/6/2025) kemarin dari pagi hingga malam hari atau bakda Magrib.

Di antaranya dua kades yang diduga memiliki peran berubahnya fungsi hutan menjadi kebun kelapa sawit dalam kawasan TNTN.

Kedua kades itu adalah Kades Lubuk Kembang Bungo Kecamatan Ukui, H Rusi Chairus Slamet dan Kades Bukit Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Yasir Herawansyah Sitorus

"Ya, sejumlah kades sudah kami panggil untuk menjalani pemeriksaan dari Satgas PKH terkait adanya dugaan penertiban dokumen SKT dan pungli di kawasan TNTN. Termasuk Kades Lubuk Kembang Bungo dan Kades Bukit Kesuma," terang Kajari Pelalawan.

Diungkapkan pejabat asal Kecamatan Talung Kabupaten Kampar ini bahwa, tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kades, pihaknya bersama tim Satgas PKH juga telah melakukan pemeriksaan para pemilik ram atau peron dan pemilik lahan di kawasan TNTN.

Pemeriksaan ini dilakukan setelah penyegelan kawasan TNTN seluas 81 ribu hektare. Di mana hutan kawasan yang telah disulap jadi perkebunan sawit, bahkan ironinya sebagian telah memiliki SKT yang diduga diterbitkan oleh para kades yang ada di sekitar TNTN.

"Jadi, poses pemeriksaan terus berjalan untuk mendalami sejauh mana keterlibatan para pihak terkait. Serta bagaimana mekanisme dan alur penerbitan dokumen-dokumen tersebut. Pemeriksaan terhadap kepala desa terus berlanjut. Dan ini sebagai langkah tegas dalam penertiban dan penegakan hukum di kawasan TNTN," ujar Kejari Pelalawan Azrijal SH MH.

Dari hasil pantauan awak media di kantor Korps Adhyaksa Kabupaten Pelalawan ini, pada saat hendak keluar dari Kejaksaan Negeri Pelalawan l, Kepala Desa Lubuk Kembang Bunga H Chairus Slamet berusaha menghindari para awak media dan buru-buru menuju mobilnya yang sudah menunggu di parkiran dan memilih bungkam ketika dimintai keterangan.

 

Begitu juga Kepala Desa Bukit Kesuma Yasir Herawansyah Sitorus, yang masih berada di ruang Tindak Pidana Khusus.

Ia juga berusaha mengelabui para awak media yang menunggu dengan keluar melewati pintu belakang.

Berselang beberapa waktu, mobil Toyota Inova masuk keluar dari parkiran belakang Kejari Pelalawan. Dan ternyata yang berada di dalam mobil Inova putih merupakan Kepala Desa Bukit Kesuma. 

Tim Satgas PKH dari Kejari Pelalawan juga memeriksa sejumlah pemilik RAM atau penampung buah sawit dari kawasan TNTN. Bahkan para petani pemilik lahan di TNTN juga terlihat keluar dari kantor Kejari Pelalawan usai menjalani pemeriksaan.(amn)

Editor : Edwar Yaman
#Kades lubuk kembang bunga #tntn #Tntn riau #Kapan tntn ditanam sawit #tntn pelalawan #kejari pelalawan #Jual beli hutan #Tntn jadi kebun sawit #pungli di tntn #hutan riau #Jual beli lahan tntn #taman nasional tesso nilo #Hutan jadi kebun sawit #Kades bukit kesuma #taman nasional tesso nilo riau #Hutan riau jadi kebun sawit