Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ditabrak Truk Coltdiesel, Sopir dan 4 Penumpang Daihatsu Grand Max Meregang Nyawa dalam Kecelakaan Maut di Bandar Sei Kijang Pelalawan, 4 Luka-Luka

M Amin Amran • Senin, 21 Juli 2025 | 18:30 WIB
Personil Sat Lantas Polres Pelalawan melakukan olah TKP kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan yang mengakibatkan 5 orang meninggal, dan 4 luka ringan di Jalintim KM 50+700 Bandar Sei Kijang
Personil Sat Lantas Polres Pelalawan melakukan olah TKP kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan yang mengakibatkan 5 orang meninggal, dan 4 luka ringan di Jalintim KM 50+700 Bandar Sei Kijang

BANDAR SEIKIJANG (RIAUPOS,CO) - Musibah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang menelan korban jiwa, kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan. Kali ini, kecelakaan maut tersebut melibatkan tiga kendaraan yang mengakibatkan 5 orang meninggal dunia, dan 4 orang luka ringan.

Hal ini terjadi setelah, kendaaran bermotor Daihatsu Grand Max D 1239 ZB yang dikemudikan oleh Khairul dengan membawa penumpang 9 penumpang, bertabrakan dengan mobil truk Truck Balak BM 9887 AV yang dikemudikan oleh Selamat di Jalan Lintas Timur KM 50+700 tepatnya di wilayah Kecamatan Bandar Sei Kijang, Ahad (20/7/2025) malam sekitar pukul 22.00 Wib.

"Ya, usai kejadian, jasad korban Khairul bersama dua penumpangnya, Deni Hermanto (28) dan Yasrul (42) yang telah meninggal dunia dan telah dievakuasi dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih," terang Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K kepada Riaupos,co, Senin (21/7/2025) di Pangkalan Kerinci.

" Sedangkan dua penumpang lainnya, Annisa Putri (19) dan Putri Novia Safriani (26), sempat dirawat namun menghembuskan nafas terakhir di RSUD Selasih. Kemudian tiga penumpang lain, Asyiva Yulia (24), Sopya Tus Suhada (24), dan Erik Gunawan (31), mengalami luka-luka. Sementara sopir truk Hino, Selamat, hanya mengalami luka ringan dan masih diperiksa oleh Sat Labtas Polres Pelalawan," sambungnya.

Diungkapkan Kapolres Pelalawan bahwa, kecelakaan tersebut bermula saat truk Nissan Truck Tronton BH 8241 HN yang dikemudikan oleh Tri Ali Darto, berhenti di tanjakan di bahu jalan sebelah kiri karena kehabisan bensin.

Sementara itu, dari arah yang sama, truk Hino Truck Balak BM 9887 AV yang dikemudikan oleh Selamat ingin mendahului truk Nissan Truck Tronton BH 8241 HN, namun tidak kuat menanjak sehingga termundur ke belakang dan menabrak sisi kanan KBM Nissan Truck Tronton BH 8241 HN.

Dan pada saat bersamaan, mobil Daihatsu Grand Max D 1239 ZB yang dikemudikan oleh Khairul tidak dapat menghindar dan menabrak bagian belakang truk Hino Truck Balak BM 9887 AV, sehingga terseret hingga ke dalam jurang sebelah kiri.

Akibat dari kecelakaan ini, 3 orang meninggal dunia di tempat kejadian, yaitu Khairul, Deni Hermanto, dan Yasrul.

"Korban luka berat antara lain Annisa Putri, Asyiva Yulia, Putri Novia Safriani, dan Erik Gunawan yang akhirnya meninggal dunia di RSUD Selasaih. Sementara itu, Selamat dan Sopya Tsu Suhada mengalami luka ringan dan dilarikan ke RSUD Selasih. Kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat. Kerusakan diperkirakan mencapai Rp 50.000.000," ujarnya.

Ditambahkan John Louis Letedara, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

 

Namun, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah karena kehabisan bensin dan rem blong pada KBM Hino Truck Balak BM 9887 AV.

Sat Lantas Polres Pelalawan telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Saksi-saksi yang dimintai keterangan antara lain Fulisokhi Giawa dan Riki Prananda Lubis.

"Kecelakaan ini merupakan peringatan bagi pengemudi untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara, terutama pada malam hari dan di daerah yang tidak memiliki penerangan jalan. Untuk itu, kita mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan melakukan perawatan kendaraan secara rutin untuk mencegah kecelakaan," ujarnya.

"Kecelakaan ini juga menimbulkan kesedihan bagi keluarga korban. Pihak keluarga berharap agar kecelakaan seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan. Dengan demikian, pihak kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan lalu lintas," tutupnya. (amn)

Editor : M. Erizal
#daihatsu grand max #Ditabrak Truk Coltdiesel #kecelakaan maut #Bandar sei kijang pelalawan #5 tewas kecelakaan maut bandar sei kijang #Korban tewas kecelakaan maut pelalawan #jalintim