Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diduga Alami Kesalahan saat Sunat, Bagian Ujung Alat Sensitif Bocah SD Ikut Terpotong

M Amin Amran • Kamis, 21 Agustus 2025 | 18:04 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, H Asril SKM MKes
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, H Asril SKM MKes

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) -- Masyarakat Kabupaten Pelalawan dihebohkan dengan adanya informasi beredar seorang anak laki-laki yang diduga mengalami kesalahan saat menjalani sunat diklinik seorang bidan.

Bocah berusia 9 tahun berinisial A ini, diketahui berdomisili di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti. Ia dikabarkan mengalami luka cukup serius di bagian sensitifnya yakni bagian ujung kelamin sedikit terpotong.

Informasi yang dirangkum Riaupos.co dari Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan menyebutkan bahwa, bocah laki-laki itu menjalani khitan atau sunat yang ditangani seorang bidan di Desa Pulau Muda pada akhir Juli lalu.

Setelah proses khitan selesai, korban dibawa pulang oleh orangtuanya dengan kondisi alat vital masih diperban. Hanya saja, dua hari setelah sunat, korban mengeluh kesakitan pada bagian alat vitalnya saat buang air kecil.

Orangtuanya yang merasa khawatir, langsung memeriksa kondisi korban. Alhasil, perban di bagian sensitifnya langsung dibuka, sehingga diketahui ada luka di bagian ujung alat vital anaknya yang disunat oleh bidan.

Atas kondisi tersebut, pihak keluarga tidak terima dan berniat menuntut bidan tersebut sesuai proses hukum yang berlaku.

"Jadi, setelah mendapat informasi ini, saya langsung perintahkan Kepala Puskesmas (Kapus) Teluk Meranti untuk menindaklanjuti dan menelusuri informasi pastinya. Karena dari informasi yang beredar, alat sensitif korban dikabarkan terputus," terang Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, H Asril SKM MKes kepada Riaupos.co, Kamis (21/8/2025) di Pangkalan Kerinci.

"Dan setelah ditelusiluri dan dicroscek oleh tim medis Puskesmas Teluk Meranti, ternyata informasi yang beredar itu tidak benar. Hanya saja memang bagian ujung yang alat vital korban sedikit terpotong. Namun demikian, sangat besar kemungkinan masih bisa diobati," terangnya.

Diungkapkan mantan Kabid P2PL Diskes Pelalawan ini bahwa, dengan adanya insiden tersebut, dirinya telah menginstruksikan Kepala Puskesmas Teluk Meranti dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pelalawan untuk mengawal penuh bocah yang diduga mengalami kesalahan sunat itu.

Tim dari Puskesmas, Diskes, dan IBI telah mendatangi pihak keluarga serta mengobservasi kondisi anak laki-laki itu. Dimana dari hasil pemeriksaan dan observasi tim medis, luka yang dialami korban akibat kesalahan khitan, masih bisa disembuhkan dengan penanganan yang maksimal dan dipantau secara intensif. 

"Saat ini, tim dari Puskesmas Teluk Meranti tengah membawa korban ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci agar dapat segera diobati oleh tim medis. Sedangkan semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah daerah hingga korban sembuh," tutup Kepala Diskes Pelalawan.

Editor : Rinaldi
#bidan #Alat Kelamin #klinik #sunat #bocah sd