Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jatuh dari Kamar Mandi di Tepi Sungai, Kakek di Pelalawan Ditemukan Meregang Nyawa Mengapung

M Amin Amran • Senin, 1 Desember 2025 | 20:50 WIB
Kapolseksub Pelalawan Ipda FA Purba bersama personel melakukan olah TKP kakek Arsad yang ditemukan tewas mengapung setelah terjatuh hingga tercebur masuk ke dalam sungai saat buang air besar di pondok
Kapolseksub Pelalawan Ipda FA Purba bersama personel melakukan olah TKP kakek Arsad yang ditemukan tewas mengapung setelah terjatuh hingga tercebur masuk ke dalam sungai saat buang air besar di pondok

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) - Warga Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, mendadak heboh. Pasalnya, seorang kakek bernama Arsad (57) ditemukan tewas mengapung di Sungai Kampar, Pelalawan, Ahad (30/1/2025) sore.

Korban diduga tewas karena terjatuh hingga tercebur masuk ke dalam sungai saat buang air besar di pondok rakit kamar mandi di tepian Sungai Kampar, Pelalawan.

Informasi yang berhasil dirangkum Riaupos.co dari Polres Pelalawan menyebutkan bahwa, penemuan mayat ini pertama kali dilihat oleh Darwis, berangkat dari rumah menuju kebun untuk menyemprot rumput. Namun sesampainya di pelabuhan Sungai Kampar, diberitahu oleh Tengku Andi ada mayat hanyut di sungai.

 Baca Juga: Pemda Inhil Berencana Alokasikan Rp5 Miliar untuk Rehab Kantor Bupati dari Uang Pinjaman di Tahun 2026

Dan untuk memastikan hal itu, Darwis bersama Tengku Andi, mengecek mayat tersebut. Ketika berada di lokasi, ternyata benar ada mayat terapung dengan kondisi terlungkup.

Untuk itu, agar tidak hanyut terbawa arus, mayat segera diikat, seraya memberitahukan kepada lurah dan aparat kepolisian. Mendapat informasi itu, korban kemudian dilakukan evakuasi dari dalam sungai.

Setelah berhasil diangkat, ternyata mayat tersebut adalah Arsad yang tinggal di pondok tidak jauh dari kamar mandi terapung yang sedang mengalami sakit lumpuh.

 Baca Juga: Pencarian Nelayan Rohil Hilang, Tim Gabungan Temukan Boat dalam Keadaan Rusak tanpa Ada Orang

Diduga korban terjatuh ke lubang kamar mandi, saat akan buang air besar. Sementara korban tidak bisa berenang dan tak ada warga yang melihat saat kejadian untuk memberikan pertolongan.

Untuk memastikan jasad yang mengapung tersebut, warga juga sempat melihat rumah korban sudah kosong dan tidak ada di dalam. Dan selanjutnya menggunakan mobil ambulans, jenazah korban dibawa ke rumah duka.

Kemudian, Kapolseksub Pelalawan Ipda FA Purba yang mendapat laporan bersama anggotanya segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendatangi rumah duka.

 Baca Juga: Hambali Kaget Tak Diundang pada Pelantikan Pejabat, Pertanyakan Dasar Penunjukan Plh Sekda Kampar

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasi Humas Iptu Thomas Bernandes Siahaan SSos ketika dikonfirmasi Riaupos, Senin (1/12/2025) membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

"Ya, korban diduga jatuh saat akan buang air besar di kamar mandi terapung di pinggir sungai. Sedangkan kondisi korban sakit lumpuh dan tidak bisa berenang.

"Hanya saja, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan menerima dengan ikhlas atas kematian korban,", tutup Thomas.(amn)

 

Editor : Edwar Yaman