Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kawanan Harimau Muncul di Desa Pulau Muda, Kapolres Pelaalwan Imbau Warga Teluk Meranti Waspada

M Amin Amran • Senin, 19 Januari 2026 | 19:36 WIB
Penampakan induk harimau dan anaknya di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti membuat warga menjadi ketakutan, Senin (19/1/2026).
Penampakan induk harimau dan anaknya di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti membuat warga menjadi ketakutan, Senin (19/1/2026).

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) - Penampakan seekor induk harimau bersama anak-anaknya di sekitar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 016 Teluk Naga, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para orang tua murid.

Informasi yang berhasil dihimpun Riaupos.co, keberadaan kawanan harimau tersebut terpantau tidak jauh dari lingkungan sekolah, dengan jarak diperkirakan sekitar 100 meter. Penampakan itu bahkan sempat terdokumentasi dalam foto dan video yang diperoleh awak media. Kejadian ini dilaporkan telah berlangsung sejak akhir Desember 2025.

Kepala Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, Andika Sing ketika dikonfirmasi Riaupos.co, Senin (19/1/2026), membenarkan adanya penampakan harimau tersebut. Dikatakannya bahwa, kemunculan induk dan anak harimau tersebut membuat masyarakat cemas, mengingat lokasinya sangat dekat dengan sekolah tempat anak-anak menimba ilmu.

“Foto dan video harimau yang beredar, berada tidak jauh dari sekitar sekolah. Kami sangat berharap ada penanganan cepat dari pihak terkait, karena kami khawatir dengan keselamatan anak-anak yang bersekolah di sana,” terang Andika Sing.

Dijelaskannya bahwa, pihaknya sudah melaporkan penampakan harimau itu kepada BKSDA Riau melalui surat laporan dari pihak desa ke BKSDA. Dan sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Desa sudah memintah pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan siswa. Bahkan, kegiatan di sekolah sempat dibatasi, termasuk saat pembagian laporan hasil belajar.

“Jumlah siswa di SD ini sekitar 200 orang. Untuk pembagian rapor kemarin, sekolah meminta hanya orang tua yang datang ke sekolah. Karena kami khawatir dengan keselamatan anak-anak,” paparnya.

Selain itu, sambung Kepala Desa Pulau Muda, pihak sekolah juga terus mengingatkan para guru untuk memperketat pengawasan terhadap siswa selama jam belajar, serta mengimbau orang tua agar lebih waspada dan mengawasi anak-anak mereka saat pulang sekolah.

 "Masyarakat berharap pihak terkait, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, dapat segera turun tangan melakukan penanganan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah," ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pelalawan,
AKBP John Louis Letedara SIK mengimbau masyarakat di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan agar dapat selalu mewaspadai hewan liar ganas yakni harimau yang sering berkeliaran di wilayah tersebut.

"Ya, kami minta masyarakat harus berhati-hati melintasi lokasi itu. Dan jika terlihat hewan buas berbadan belang tersebut, segera melaporkannya ke aparat hukum setempat," beber Kapolres Pelalawan didampingi Kapolsek Teluk Meranti, IPTU Boby SH.

 Baca Juga: 7 Kecamatan di Kuansing Masuk Pengelolaan pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat

Diungkapkan Kapolres Pelawan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga di Kecamatan Teluk Meranti, khususnya Desa Pulau Muda di sekitar daerah perlintasan harimau sumatera. Yakni, tidak melakukan aktivitas di atas jam 5 sore. Serta tidak melakukan aktivitas sendirian.

"Artinya, jika harus beraktivitas, harus beramai-ramai. Ya, minimal 5 orang lah. Sehingga bisa saling mengawasi," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Teluk Meranti, Iptu Boby SH. Dia menambahkan, atas adanya penampakan harimau tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau agar dapat segera menangkap dan mengevakuasi harimauntersebut ke habitatnya.

"Jadi, tim BKSDA Riau telah turun pada Senin (19//1/2026) ini untuk melakukan mitigasi. Serta masang kamera trap atau kamera penjebak untuk mengidentifikasi harimau Sumatera tersebut. Dan juga memasang box trap atau kandang jebak di lokasi kejadian.

 Baca Juga: Ungkap Bandar Narkoba, Kapolres Sepuh Ade: Tidak Ada Ruang bagi Narkoba di Kabupaten Siak

"Untuk itu, kami tentunya terus mengimbau masyarakat setempat meningkatkan kewaspadaan. Dan kita  juga minta warga tidak berkeliaran ke lingkungan hutan ataupun semak belukar, sehingga tidak dikhawatirkan bakal dimangsa harimau buas," tutupnya.(amn)

Editor : Edwar Yaman
#kawanan harimau #penampakan harimau #teluk meranti #Desa pulau muda