Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

60 Hot Spot Muncul di Pelalawan, Tersebar di Kuala Kampar dan Teluk Meranti

M Amin Amran • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:45 WIB
Tim Gabungan Kabupaten Pelalawan melakukan pemadaman api yang membakar lahan di Desa Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar, Rabu (4//2/2026).
Tim Gabungan Kabupaten Pelalawan melakukan pemadaman api yang membakar lahan di Desa Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar, Rabu (4//2/2026).

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) -  Cuaca terik panas yang telah berlangsung beberapa hari belakangan ini, telah menimbulkan munculnya beberapa titik panas (hot spot) di wilayah Kabupaten pelalawan. Bahkan, berdasarkan laporan satelit BMKG Pekanbaru, sebanyak 60 titik panas terdeteksi di wilayah Pelalawan, Rabu (4/2/2026). Puluhan hot spot tersebut meningkat drastis dari sehari sebelumnya yang hanya 21 titik atau bertambah 39 titik dalam satu hari.

Sedangkan sebaran titik panas itu, terpantau di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Kuala Kampar 57 titik dan 3 titik di Kecamatan Teluk Meranti. Atas temuan hot spot tersebut, tim gabungan TNI, Polri, Dinas Damkar, Pemerintah Kecamatan, aparat desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, dan warga setempat, langsung turun ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan guna melakukan antisipasi dan penanggulangan karhutla di Negeri Seiya Sekata ini.

Didua kecamatan tersebut, tim gabungan menemukan adanya sejumlah titik panas yang telah berubah menjadi titik api (fire spot) yang diketahui cukup besar dan telah membakar lahan. Sehingga, langkah-langkah agar api tidak semakin meluas langsung cepat diambil tim gabungan.

"Ya, sebagain besar titik panas ini telah berubah menjadi titik api. Dan titik terbesar berada di Kecamatan Kuala Kampar. Sehingga, tim gabungan diturunkan untuk berjibaku memadamkan titik karhutla yang telah membakar semak belukar di lahan gambut," terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada Riaupos.co, Rabu (4/2/2026) via selulernya.

Diungkapkan mantan Sekretaris Diskominfo Pelalawan ini bahwa, sebaran titik api di Kecamatan Kuala Kampar ini terdeteksi berada di sejumlah desa. Yakni Desa Sungai Upih, Desa Teluk Beringin, dan Desa Serapung.

Di tiga desa ini, api dampak karhutla muncul dan membesar hingga menghanguskan semak belukar di atas tanah gambut. Sedangkan titik api paling besar di Sungai Upih.

"Tim gabungan bersama tim rayon kecamatan sudah melakukan pemadaman sejak Selasa (3/2/2026) kemarin hingga saat ini. Dan alhamdulillah, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan, sehingga upaya pemadaman akan difokuskan pada proses pendinginan," ujarnya.

Ditambahkan mantan Sekretaris Dinas Perikanan Pelalawan ini bahwa, untuk wilayah Teluk Meranti, api kembali muncul di Desa Pulau Muda. Di mana api sebumnya telah berhasil dipadamkan total, namun kondisi cuaca panas yang cukup ekstrem, sehingga membuat titik api kembali muncul dan membakar lahan semak belukar.

"Jadi, hingga saat ini, personel gabungan masih berjibaku memadamkan api dan asap di beberapa titik. Dan padaman difokuskan di Kecamatan Kuala Kampar sebagai lokasi terbanyak sebaran titik api. Sedangkan untuk Kecamatan Teluk Meranti, pemadaman di lakukan oleh tim rayon kecamatan setempat."

"Untuk itu, kami tidak henti-hentinya mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena dampaknya sangat luas serta bertentangan dengan hukum," tutupnya.(amn)

Editor : Edwar Yaman
#titik panas #bmkg pekanbaru #hot spot #pelalawan