PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Kilometer 75 Pangkalan Kerinci mulai Rabu (18/2/2026) kemarin.
Rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup dilakukan untuk memperlancar moda transportasi arus lalu lintas di jalan pada aktivitas tersebut.
Pasalnya, Kementerian PU RI melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Kementerian Pekerjaan Uumum tengah melakukan penimbunan dan peninggian badan jalan di Jalintim Kilometer 75 yang rawan terendam banjir.
"Ya, sistem buka tutup sudah kita berlakukan sejak Rabu (18/2/2026) kemarin, tepatnya di Jalintim Kilometer 75. Petugas kita tempatkan di lokasi untuk pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan proses pengerjaan berjalan lancar," terang Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK kepada Riaupos.co, Rabu (18/2/2026) di Pangkalan Kerinci.
Diungkapkan mantan Kasat Lantas Polres Inhil ini bahwa, buka tutup arus lalu lintas di Jalintim KM 75 tersebut, dilakukan sepanjang 300 meter. Sehingga, rentang waktu relatif cepat dan tidak berdampak menyebabkan terjadinya antrian panjang kendaraan.
Kendaraan dari arah Kelurahan Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Pangkalan Kerinci diberhentikan ketika buka tutup jalan satu jalur dilakukan. Begitu juga sebaliknya sesuai dengan pengaturan petugas lokasi.
Sedangkan kendaraan roda 6 ke atas dari arah Kelurahan Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Pekanbaru dialihkan melalui Jalan Lingkar Timur Pangkalan Kerinci menuju Simpang Empat Lampu Merah RAPP.
Kemudian belok ke kanan menuju RS Efarina RS dan lanjut ke Pos Lantas Simpang Perak serta belok ke kiri ke arah Kota Pekanbaru.
"Dengan adanya pengerjaan penimbunan dan peninggian badan Jalintim KM 75 ini, kami meminta agar pengendara dapat mengikuti antrean buka tutup dan tidak mencoba menerobos mencuri jalur kanan, karena bisa menimbulkan kemacetan. Jadi tetaplah di jalur antrian," ujarnya.
Ditambahkan mantan Kapolsek Pangkalan Kerinci ini bahwa, pengerjaan peninggian dan penimbunan jalan dari Kementerian PU ini, sebenarnya mulai dari Jalintim Kilometer 74 sampai 84, karena lokasi itu langganan banjir. Namun untuk pengerjaan awal di Kilometer 75 dengan penimbunan menggunakan tanah urug.
Untuk tahap awal ini target pengerjaan selama satu minggu ke depan, mengingat arus lalu lintas dipastikan meningkat pada libur awal Ramadan dan libur lebaran juga sudah dekat. Sehingga masyarakat pengguna jalan dan pelaku perjalanan tidak terkendala.
"Kami imbau agar pengendara tetap mengikuti arahan petugas kami di lapangan. Volume kendaraan masih relatif landai dan lancar," tutup mantan Kasat Lantas Polres Rohul ini. (amn)
Editor : M. Erizal