Pangkalankerinci (RIAUPOS.CO) - Proses penimbunan dan peninggian Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer (Km) 75 Pangkalankerinci, Pelalawan di sisi kiri dari arah Pangkalankerinci sepanjang 300 meter (M) tuntas, Kamis (19/2). Tapi, rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup masih diterapkan.
“Ya, untuk memperlancar moda transportasi arus lalu lintas di jalan padat aktivitas ini, sistem buka tutup masih kita berlakukan. Pasalnya, progres pembangunan penimbunan dan peninggian badan Jalintim KM 75 ini masih berlangsung,” terang Kasatlantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK kepada Riau Pos, Kamis (19/2).
Mantan Kasat Lantas Polres Inhil ini menambahkan, progres pengerjaan ditargetkan rampung salama 1 pekan ke depan. “Alhamdulillah, saat ini jalan sepanjang 300 meter mulai tuntas di sebelah kiri dari arah Pangkalankerinci ke Sorek. Kemudian akan dilanjutkan pada bagian jalan sebelah kanan,” paparnya.
Tatit mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar sabar dan wajib mengikuti antrean selama proses buka tutup arus kendaraan. “Kami meminta agar pengendara tidak mencoba menerobos karena bisa menimbulkan kemacetan. Jadi tetaplah di jalur antrean dan patuhi arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
Kendaraan dari arah Kelurahan Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Pangkalankerinci akan diberhentikan ketika buka tutup jalan satu jalur dilakukan. Begitu juga sebaliknya sesuai dengan pengaturan petugas lokasi. ‘’Durasi buka tutup masih relatif singkat karena arus lalu lintas masih sepi,’’ ujar Tatit.
Sedangkan kendaraan roda 6 ke atas dari arah Kelurahan Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Pekanbaru dialihkan melalui Jalan Lingkar Timur Pangkalankerinci menuju Simpang Empat Traffic Light RAPP. Kemudian belok ke kanan menuju RS Efarina dan lanjut ke Pos Lantas Simpang Perak serta belok ke kiri ke arah Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Infrastruktur Jalan Rusak Masih jadi Prioritas Usulan di Musrenbang Tanah Putih Tanjung Medan
Adanya pengerjaan penimbunan dan peninggian badan jalan oleh Kementerian PU RI melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau ini mulai dari Jalintim Kilometer 74 sampai 84. Karena lokasi itu langganan banjir. Namun untuk pengerjaan awal di Kilometer 75 dengan penimbunan menggunakan tanah urug.(das)
Laporan MUHAMMAD AMIN AMRAN, Pangkalankerinci