PANGKALAN LESUNG (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Pelalawan.
Kali ini kendaraan yang terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (lakalantas) yakni Bus PMH dengan truk Coltdiesel di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 122 Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Ahad (1/3/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, menyebabkan 4 orang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), 2 orang mengalami luka berat, dan 1 orang cedera ringan.
Informasi yang berhasil dirangkum Riaupos.condari pihak kepolisian setempat menyebutkan bahwa, kecelakaan maut itu terjadi ketika bus PMH BK 7552 LD bergerak dari Sorek Pangkalan Kuras menuju Ukui melewati Jalintim Pangkalan Lesung.
Setibanya di TKP Desa Dusun Tua Kilometer 122 kondisi jalan aspal cukup lebar dan kondisi tanjakan serta menurun.
Bus penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) itu bergerak melebar ke kanan jalan tepat di penurunan, untuk mendahului kendaraan lain yang berada di depannya. Pada saat bersamaan truk coltdiesel yang dikemudikan Aprianto bergerak dari arah berlawanan.
Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tidak bisa dielakan. Truk coltdiesel sempat menghindar ke kiri jalan dan menabrak bagian samping kanan Bus PMH. Kemudian hilang kendali dan terjatuh ke jurang sebelah kiri.
Sedangkan Bus PMH berhenti di badan jalan sebelah kiri. Kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK ketika dikonfirmasi Riaupos.co, Senin (2/3/2026), membenarkan adanya kejadian laka lantas yang menelan korban jiea tersebut.
"Sedangkan kecelakaan diduga akibat kelalaian sopir Bus PMH yang mendahului di lintasan jalan turunan dan tanjakan dengan marka jalan utuh. Dan kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus Laka Lantas ini, dengan memanggil dan memeriksa para saksi termasuk penumpang bus yang selamat," terang AKP Tatit Rizkyan.
Diungkapkan mantan Kasat Lantas Polres Inhil ini bahwa, adapun korban meninggal dunia merupakan penumpang Bus PMH diantaranya Yantono (43) warga Boyolali Jawa Tengah, Mila Rani Pangaribuan (22) warga Pranap Kabupaten Indragiri Hulu, Pardomuan Banjar Nahor (56) warga Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, dan Martinus Sihotang (46) warga Simanindo Sumatera Utara. Jenazah keempat korban dibawa ke Puskesmas Pangkalan Lesung setelah kecelakaan maut itu.
Sedangkan korban luka berat yakni Aprianto (47) warga Kecamatan Tua Manadi, Kota Pekanbaru.
Pria ini merupakan sopir truk coltdiesel yang mengalami luka di kepala dan kening kanan. Ia dirujuk ke RSUD Selasih dari Puskesmas Pangkalan Lesung.
Kemudian Jekson Marulitua Sianipar (48) warga Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan yang mengalami patah tangan kanan dan dibawa ke RSUD Selasih.
Terakhir Zefanya Siahaan (25) warga Langkat Sumatera Utara dirujuk kw RSUD Selasih. Kedua korban luka juga penumpang bus PMH.
"Ada delapan orang lainnya di Bus PMH dalam keadaan sehat, termasuk Sopir 1 dan kernetnya.
"Untuk itu, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan berkendara dengan penuh kehati-hatian agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tutupnya. (amn)
Editor : M. Erizal