TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) - Masyarakat Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti sangat mendambakan infrastruktur pembangunan jalan karena masih banyak jalan rusak parah di desa tersebut.
Seperti Jalan Utama masuk SMP Negeri 3 Kecamatan Teluk Meranti mengalami rusak parah. ’’Jalan ini sudah dibangun selama kurang lebih selama 15 tahun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tapi kerusakan jalan yang terjadi sudah dialami masyarakat selama dua tahun belakangan ini. Sampai saat ini tidak ada perhatian dari isntansi terkait untuk perbaikan, masyarakat Desa Kuala Panduk sudah lama dambakan perbaikan jalan utama SMPN 3 Teluk Meranti tersebut,’’ terang Kepala Desa Kuala Panduk Tomjon kepada Riau Pos, Rabu (1/4).
Diungkapkannya, masyarakat Desa Kuala Panduk sudah sering mengajukan perbaikan jalan tersebut kedalam musyawarah tingkat kecamatan, tapi tidak ada respon sedikitpun. Kerusakan jalan mengalami sangat oarah, dimana terdapat beberapa lubang besar yang berbahaya bagi pengguna jalan yang melintasi Jalan utama tersebut.
‘’Risiko besar kalau masyarakat yang lewat di jalan sana jika malam hari, dimana kondisi yang parah masyarakat harus lebih berhati-hati. Sudah sering terjadi kecelakaan, tapi masih luka ringan. Saya berharap perhatian dari pemkab untuk memperbaikinya, jangan ada korban meninggal dunia baru diperbaiki,’’ ujarnya.
Baca Juga: Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gagalkan Penyeludupan 48,39 Ton Bawang hingga Cabai Kering
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan, Irham Nisbar ST didampingi Kabid Bina Marga, Malanton Lumban Gaol menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kemajuan pembangunan infrastruktur di Negeri Seiya Sekata ini. Khususnya pembangunan jalan di Desa Kuala Panduk.
‘’Kita akan segera turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi jalan tersebut. Sehingga nantinya pembangunan jalan tersebut akan kita realisasikan pada tahun ini sehingga tidak dikeluhkan warga setempat,’’ tutupnya.(amn)
Editor : Arif Oktafian