Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Antisipasi Kemacetan Dampak Penyesuaian Harga BBM, Sat Lantas Polres Pelalawan Turunkan Personel

M Amin Amran • Rabu, 29 April 2026 | 23:15 WIB
Personil Sat Lantas Polres Pelalawan mengatur arus lalu lintas di SPBU PT Jawara Energy Semesta 14.283.666 Jalintim tepatnya didekat RS Efarina Pangkalan Kerinci, Rabu (29/4/2026). (Amin/Riaupos.co)
Personil Sat Lantas Polres Pelalawan mengatur arus lalu lintas di SPBU PT Jawara Energy Semesta 14.283.666 Jalintim tepatnya didekat RS Efarina Pangkalan Kerinci, Rabu (29/4/2026). (Amin/Riaupos.co)

 

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pelalawan telah memberlakukan harga baru bahan bakar minyak  (BBM) sejak Sabtu tanggal 18 April 2026 lalu. 

Alhasil, dengan adanya penyesuaian harga yang diberlakukan oleh Pemerintah ini, telah memicu menyebabkan terjadinya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), khususnya di jalur padat lalu lintas di Negeri Seiya Sekata ini. Yakni di Jalan Lintas Timur, Pelalawan. 

Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Polisi Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelalawan menerjunkan personel untuk melakukan monitoring dan pulbaket perkembangan situasi pascaadanya penyesuaian harga BBM dan LPG nonsubsidi oleh pemerintah.

Baca Juga: KSBSI Riau Tegaskan May Day 2026 Jadikan Momentum untuk Mendorong Perubahan Nyata

Dalam kegiatan itu, personil Sat Lantas Polres Pelalawan turun melakukan pengaturan (gatur) arus kendaraan diseluruh SPBD di Pelalawan, khususnya di titik rawan macet, guna memastikan jalur umum tetap aman dan berjalan lancar.

Dari hasil kegiatan tersebut, diketahui terkait daya beli masyarakat, terlihat antrean terjadi di pompa BBM Subsidi jenis Biosolar dan pertalite masih dalam kondisi wajar.

Sebaliknya, kondisi di jalur pompa BBM jenis Pertamax turbo dan Dexlite terlihat dalam keadaan sepi, namun untuk pengisian di pompa BBM Pertamax 92, pengisian kendaraan terlihat wajar.

Baca Juga: Prioritas BLT dan Pembatasan Pasokan Picu Krisis Minyakita di Meranti Berlarut

Demikian hal ini disampaikan Kasat Lantas Polres Pelawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK kepada Riaupos.co, Rabu (29/4/2026) di Pangkalan Kerinci.

Dikatakannya bahwa,  pihaknya telah menginstruksikan seluruh anggota untuk sigap melakukan pengaturan di seluruh SPBU di Kabupaten Pelalawan, khususnya SPBU yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas disepanjang Jalan Lintas Timur, Pelalawan.

"Jadi, kami menempatkan personel di lokasi strategis, terutama SPBU di jalur lintas padat, untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berlebihan. Alhamdulillah, sejauh ini 
antrian pengisian BBM yang terjadi di SPBU di wilayah Kabupaten Pelalawan terpantau masih dalam katagori wajar. Atau belum ditemukannya antrean yang signifikan dampak dari penyesuaian harga BBM oleh Pemerintah.

Baca Juga: Prioritas BLT dan Pembatasan Pasokan Picu Krisis Minyakita di Meranti Berlarut

"Begitu juga dengan gejolak, rencana aksi unjuk rasa maupun flayer bersifat provokasi terkait penyesuaian harga BBM yan dilakukan oleh Pemerintah di Wilayah Kabupaten Pelalawan, sejauh ini belum ada kita temukan," terangnya. 

Dijelaskan mantan Kapolsek Pangkalan Kerinci ini bahwa, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk meminimalkan antrean. 

Sejumlah langkah yang didorong antara lain mengoptimalkan dispenser yang melibatkan kombinasi perawatan teknis, pengaturan laju aliran, dan penggunaan teknologi modern untuk memastikan akurasi, efisiensi, dan keamanan pengisian bahan bakar. 

Baca Juga: DPMPTSP Kuansing Siapkan Layanan Polri di MPP, Bakal Ada Layanan SIM Keliling dan LKB

Dan juga untuk memastikan stok BBM tetap tersedia, serta menganjurkan pengendara mengisi BBM di luar jam sibuk.

“Kami juga mengimbau pengendara agar tertib dan sabar saat mengantre. Jangan menyerobot antrean, karena hal itu akan memperparah kemacetan dan dapat memicu konflik.

"Dan kita berharap, intervensi tersebut mampu menekan kemacetan akibat antrean di SPBU, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Petugas akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap mengambil langkah cepat bila situasi membutuhkan," bebernya.

Baca Juga: Kepulauan Meranti Sapu Bersih 4 Penghargaan Keuangan Nasional 

Dijelaskan mantan Kasat Lantas Polres Inhil ini bahwa, selain melakukan monitoring dan pulbaket perkembangan situasi pasca adanya penyesuaian harga BBM oleh pemerintah, pihaknya juga melakukan pantauan LPG nonsubsidi. 

Dimana sejauh ini, belum ditemukannya adanya kelangkaan dan kendala terkait penyaluran dan pendistribusian gas LPG dari Pertamina kepada pihak Pangkalan, karena distribusi tetap dilakukan setiap harinya.

"Intinya, sampai saat ini situasi pascapenyesuaian harga BBM dan gas LPG nonsubsidi masih terpantau aman dan kondusif, belum ditemukannya reaksi dari tokoh maupun elit politik terkait dgn kenaikan harga BBM dan Gas LPG  Non Subsidi tersebut," ujarnya. 

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Pelopori Penggalangan Dana Pembangunan Masjid Al-Jamiah UIN Suska

Ditempat terpisah, Koordinator Perwakilan Pertamina Riau Wilayah Kerja Pelalawan, Riza Rahmadsyah mengatakan bahwa, untuk ketersediaan stok BBM disetiap SPBU sewaktu - waktu dapat berubah, dikarenakan ada penerimaan BBM dan ada penjualan BBM setiap harinya oleh pihak SPBU.

"Kita pastikan hingga saat ini belum ada kendala penyaluran dan pendistribusian BBM dari Pertamina kepada pihak SPBU. Karena distribusi tetap dilakukan setiap harinya," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kabid Kabid Pangan Dinas Koperasi, UMKM dan Disperindag Kabupaten Pelalawan, Fitra. Dimana hingga saat ini di Pelalawan terdapat 8 agen dengan 435 Pangkalan. Dan sampai saat ini, stok LPG di seluruh pangkalan yang disalurkan oleh Agen masih terdapat dalam tetap aman dan lancar.

Baca Juga: SHU Tahun Buku 2025 KUD Langgeng Tembus Rp3,5 Miliar, Sebagian Lahan Masih Pengurusan Sertifikat

"Sedangkan untuk penyaluran dari agen kepada pangkalan LPG, berdasarkan permintaan yang telah diatur oleh Pemerintah yang sampai saat ini tidak ditemukan adanya kelangkaan gas LPG 3 kg di Negeri Amanah ini," tutupnya. (amn)

Editor : M. Erizal
#harga baru bbm subsidi #polres pelalawan #pelalawan