Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pasokan Listrik BUMD Tuah Sekata Masih Aman, PLN Jadwalkan Pemadaman hingga 5 Jam di Pangkalan Kerinci

M Amin Amran • Minggu, 24 Mei 2026 | 08:26 WIB
Ilustrasi listrik padam total alias blackout Jumat malam. (Dok Jawapos.com)
Ilustrasi listrik padam. (Dok Jawapos.com)

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Sebagian besar wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten   Pelalawan masih dalam kondisi terang pada Sabtu (23/5/2026) malam. 

Pasalnya, masyarakat yang menjadi pelanggan Perumda (BUMD) Tuah Sekata Pelalawan masih dapat menikmati penerangan pasokan listrik yang arusnya berasal dari pembangkit milik perusahaan swasta (PT RAPP,red) atau bukan dari PLN, dengan aman tanpa adanya pemadaman. 

"Alhamdulillah, komplek perumahan kami, masih tetap menyala. Atau tidak terjadi pemadaman listrik oleh BUMD seperti pemadaman yang dialami pelanggan PLN," terang Saryoto, warga Perum Lia Sari Residence Jalan Aripin, Pasar Baru Kurahan Pangkalan Kerinci Kecamatan Pangkalan Ketinci kepada Riaupos.co, Sabtu (23/5/2026) malam.

Baca Juga: 29 Ekor Ikan Koi Milik Wako Pekanbaru Mati hingga UMKM Stop Berproduksi Gegara Pemadaman Listrik

Diungkapkan karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Pangkalan Kerinci ini bahwa, meski kompleks perumahannya masih terang, namun dampak adanya pemadaman listrik oleh PLN ini menyebabkan jaringan selulernya menjadi terganggu.

"Memang listrik kami masih menyala, tapi dampak pemadaman oleh PLN ini membuat jaringan menjadi terganggu atau lelet. Sehingga kami cukup susah melakukan komunikasi dengan keluarga  di Kota Pekanbaru," ujarnya. 

Meski kondisi listrik pelanggan BUM Tuah Sekata masih menyala, namun masyarakat yang merupakan pelanggan PLN mengeluh akibat terjadinya pemadaman listrik. 

Baca Juga: Warga Rohul Kembali Gelap-gelapan, Listrik Padam Lagi Setelah Pulih Dini Hari

Bahkan pemadaman listrik ini sudah terjadi sejak Jumat (22/5/2026) malam lalu dan kembali berlanjut pada Sabtu (23/5/2026) malam kemarin. Kondisi ini tentunya membuat rumah warga menjadi gelap gulita. 

Listrik mulai padam sekitar pukul 18.00 wib tepatnya sebelum azan maghrib berkumandang hingga pukul 00.00 Wib. Seluruh pelanggan PLN di Pelalawan merasakan listrik padam secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN.

Pantauan Riaupos.co di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci, sebagian besar rumah warga, khususnya Rumah Toko (Ruko) di sepanjang jalan dilanda kegelapan.

Baca Juga: PLN Minta Maaf atas Gangguan Kelistrikan Sumatera, Pemulihan Dilakukan Bertahap

Hanya sebagian kecil yang lampunya menyala yang bersumber dari genset ataupun penerangan dari pelanggan BUMD Tuah Sekata. Para pedagang kaki lima seperti penjual buah, jajan, kuliner, hingga pecel lele juga terdampak pemadaman.

Sebagian besar masyarakat mempertanyakan penyebab listrik padam secara mendadak, karena menghambat aktivitas di dalam rumah mulai dari memasak, mandi, hingga anak-anak yang belajar.

"Ya, sejak Jumat (22/5/2026) malam lalu, listrik PLN padam. Kemudian listrik kembali hidup pukul 01.00 Wib. Dan pemadaman ini kembali terjadi pada Sabtu (23/5/2026) malam ini," terang Waluyo, pedagang pecel lele di Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci kepada Riaupos.co, Sabtu (23/5/2026) malam.

Baca Juga: Tuntas Ikuti Sosialisasi, Operator SIKS-NG Desa dan Kelurahan Input Data di Aplikasi DTSEN, Jumlah Penerima Bantuan Sosial di Inhu Berpotensi Berubah 

Dijelaskan Waluyo bahwa, karena terjadinya pemadaman listrik, dirinya telah menyiapkan lampu emergency diwarung dagangannya agar tidak menjadi gelap. 

"Terpaksa beli lampu emergency 6 biji agar tak gelap. Sehingga warga bisa datang untuk membeli dagangan saya. Ya kalau tak pakai lampu cash ini, bisa tak laku dagangan saya," ujarnya. 

Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN ULP Pangkalan Kerinci, Eykel Boy Suranta Ginting menyampaikan permohonan maaf atas adanya pemadaman listrik tersebut. Sedangkan pemadaman listrik disebabkan ada gangguan interkoneksi atau blackout. 

Baca Juga: Aksi Curat Rp80 Juta Gegerkan Warga Rohul, Pelarian Pelaku Berakhir di  Rambah Samo

"Ya, memang akibat adanya blackout ini, telah terjadi pemadaman listrik sejak Jumat (22/5/2026) malam lalu dan berlanjut pada Sabtu (23/5/2026) malam ini," bebernya.

Ditambahkan Eykel bahwa, pemadaman ini akan tetap berlanjut hingga tanggal 25 Mei 2026 mendatang. Dimana akan terjadi pemadaman listrik diwilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci dan sekitarnya. 

"Dan estimasi perolingan pemadaman akan berlangsung lebih kurang 5 jam dari awal padam. Yakni mulai pukul 18.00 Wib hingga pukul 23.00 Wib. Untuk itu, sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat adanya pemadaman listrik secara menyeluruh di wilayah Sumateta," tutupnya. (amn)

Editor : M. Erizal
#bumd tuah sekata pelalawan #listrik padam #Pemadaman bergilir