Dipicu Percikan Api dari Kendaraan Pengisian BBM, SPBU di Pelalawan Terbakar 

M Amin Amran • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:16 WIB
 Ilustrasi kebakaran.
Ilustrasi kebakaran. (Istimewa)

BANDAR PETALANGAN (RIAUPOS.CO) - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, terbakar, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Kebakaran menghanguskan dua dispenser atau pompa pengisian bahan bakar minyak (BBM) dan 1 unit mobil Daihatsu Terios. Kobaran api juga sempat merembet ke bagian atap SPBU hingga dispenser BBM jenis solar.

Peristiwa tersebut menghebohkan warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalintim Lubuk Terap.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Dumai, Kepala SPPG Dinonaktifkan 

Kebakaran hebat melanda SPBU Lubuk Terap, Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Api menghanguskan 2 unit pompa BBM dan 1 unit mobil Daihatsu Terios. Kebakaran tersebut diduga kuat karena penggunaan handphone saat pengisian BBM.

Informasi yang berhasil dirangkum Riaupos.co dari Polsek Bunut, kejadian tersebut bermula pukul 10.50 WIB. Saat itu petugas pengisian pompa 2, Indah Permatasari (21), sedang mengisi BBM jenis Pertalite ke mobil Daihatsu Terios warna hitam sebanyak 32 liter.

Baca Juga: Serap Naker Disabilitas, Alfamart Raih Penghargaan dari Gubernur Riau 

Dan setelah pengisian selesai dan tangki ditutup, pengemudi membayar Rp320.000 lalu menghidupkan mesin mobil. Namun, saat itu, tiba-tiba langsung terdengar bunyi ledakan dan keluar asap dari kap mesin. Kaca pintu sopir juga pecah.

Petugas SPBU yang melihat kejadian itu langsung panik dan berlari menyelamatkan diri. Api dengan cepat membesar dan membakar mobil tersebut. Posisi mobil yang terparkir di pompa 2 membuat api kemudian menjalar ke pompa 2 dan pompa 1.

Petugas SPBU berusaha memadamkan api secara manual. Dan tidak lama kemudian, 2 unit mobil damkar dari Pemerintah Kecamatan Pangkalan Kuras tiba di lokasi. Alhasil, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB. Proses pemadaman memakan waktu 55 menit.

Baca Juga: Wako Agung Luruskan Polemik HGB STC, Tak Pernah Sebut Ada Rekomendasi Mendagri, Keputusan Berdasarka

Akibat kebakaran itu,  2 unit pompa pengisian, yaitu Pompa 1 untuk Pertamax dan Pertalite, Pompa 2 untuk Pertalite, Dexlite dan Biosolar, serta 1 unit mobil Daihatsu Terios hangus terbakar.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara ketika di konfirmasi Riaupos.co melalui Kapolsek Bunut AKP Markus Timbul Sinaga SH MH, Jumat (14/8/2026)  membenarkan adanya kebakaran tersebut. Dikatakan Kapolsek bahwa, pihqknya telah turin ke TKP.

"Dan saat ini, garis polisi telah dipasang di area SPBU. Dan tim INAFIS Polres Pelalawan juga telah turun ke TKP untuk melakukan olah TKP lanjutan. 

Baca Juga: Wah! BRI Kasih Kado Ultah NKRI, Cek Promonya Sebelum Keabisan!

Polisi masih meminta keterangan dari 2 orang saksi, yaitu Indah Permatasari petugas pompa 2 dan Fitri Dwi Yanti (20) petugas pompa 1 untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di SPBU tersebut," ujarnya. 

Ditambahkannya bahwa, dari hasil olah TKP awal, petugas menemukan sejumlah fakta bahwa pengemudi  mobil Daihatsu Terios terpantau sedang melakukan video call saat pengisian BBM berlangsung. Mesin mobil juga dalam keadaan mati.

"Pemilik mobil diketahui bernama Ari. Ia mengalami luka bakar di bagian bahu kanan. Dan saat ini, kita masihenfari keberadaan pemilik mobil tersebut guna proses penyelidikan lebih lanjut," tutupnya. (amn)

Editor : M. Erizal
kebakaran spbu kebakaran di pelalawan pelalawan