PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim gabungan hingga saat ini masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Luas lahan yang terbakar mencapai 702 hektare ditanah gambut.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, pada lokasi Karhutla dilakukan penyekatan kepala api sisi selatan. Kemudian juga pembukaan akses jalan menggunakan alat berat excavator, dan pencucian kanal sisi selatan untuk mendukung penyediaan sumber air.
“Namun tim menghadapi kendala yakni akses ke kepala api sisi selatan belum sepenuhnya terbuka. Selain itu kecepatan angin, cuaca panas ekstrem, volume bahan bakar, dan kedalaman gambut memperlambat proses pemadaman,” ujarnya.
Baca Juga: YBM PLN UIP Sumbagteng Gelar Edukasi dan Pembenahan Sanitasi
Meski begitu, kondisi dinilai lebih kondusif dibanding sebelumnya. Penjalaran kepala api melambat karena bahan bakar potensial mulai berkurang dan sudah dilakukan pembatasan serta pembasahan.
“Operasi ini juga mendapat dukungan water bombing, alat berat, dan pemeriksaan kesehatan untuk personil,” sebutnya.
Dilokasi lain, saat ini juga dilakukan pendinginan Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir, Rengat, Indragiri Hulu. Kemudian di Desa Kertajaya, Kempas, Indragiri Hilir. Ini titik baru yang masih tahap awal operasi pemadaman. Luas masih dalam perhitungan. Lahan berupa gambut dengan vegetasi semak belukar, akasia liar, dan sawit masyarakat. Sumber air terbatas.
Baca Juga: Pojok Pustaka Digital PLN Terus Dukung Pembelajaran Siswa di Kuala Cenaku
“Tantangan utama adalah angin kencang dan jarak kepala api ke sumber air 500-700 meter. Pemadaman belum tuntas,” ujarnya. (sol)
Editor : M. Erizal