Karhutla di Desa Rantau Baru Belum Padam Total, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan

M Amin Amran • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:52 WIB
Tim gabungan melakukan pendinginan karhutla di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci, Selasa (1/9/2026). (M Amin Amran)
Tim gabungan melakukan pendinginan karhutla di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci, Selasa (1/9/2026). (M Amin Amran)

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) -- Sempat diguyur hujan lebat pada Ahad dan Senin (30-31/8/2026), namun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan masih belum padam total. 

Meski seluruh titik api telah terkendali dan berhasil dijinakkan, namun sejumlah titik kepulan asap masih terlihat di lokasi lahan yang telah terbakar di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci.

"Saat ini, tim gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi karhutla, khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Desa Rantau Baru. Sedangkan untuk karhutla di Kecamatan Kerumutan, saat ini sudah padam total," terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pelalawan, Zulfan MSi kepada Riaupos.co, Selasa (1/9/2026) di Pangakan Kerinci. 

Baca Juga: Besok, Aktivitas Pembelajaran Tatap Muka di Kuansing Dimulai

Diungkapkan mantan Kepala Diskominfo Pelalawan ini, proses pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Meski api utama telah berhasil dikendalikan, tim tetap harus memastikan bara api di dalam lahan tidak kembali muncul dan memicu kebakaran baru.

"Jadi, kita dari BPBD Pelalawan bersama tim gabungan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi karhutla guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali meluas," ujarnya.

Ditambahkan Zulfan, saat ini, tim gabungan memiliki kendalam dalam melajukan upaya pendinginan. Seperti kondisi hembusan angin kencang yang kerap berubah-ubah arah. Serta cuaca terik panas, sehingga upaya pemadaman pendinginan belum dapat terlaksana maksimal. 

Baca Juga: PT Timah Perpanjang IUP Meranti Meski Aktivitas Eksploitasi Telah Lama Terhenti 

"Kalau untuk pasokan sumber air di lokasi aman. Karena setelah turun hujan, sejumlah parit dan kanal mulai berair. Apalagi, sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk membuat embung atau sumber air baru. 

"Intinya, tim gabungan berkomitmen akan terus berupaya totalitas melakukan upaya pemadaman karhutla secara total. Apalagi, kami memliki motto pantang pulang sebelum api padam total," tutupnya. 

Editor : Rinaldi
karhutla pelalawan pendinginan karhutla desa rantau baru