PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Pelalawan mencatatkan lompatan besar dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Seluruh desa dan kelurahan di wilayah ini kini resmi memiliki Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berbadan hukum, menjadikannya salah satu daerah tercepat di Riau dalam merampungkan legalitas program strategis nasional tersebut.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Kabupaten Pelalawan (Diperindagkop UKM) per Ahad (6/9), sebanyak 118 KDMP telah mengantongi izin resmi. Tak sekadar legalitas di atas kertas, pembangunan infrastruktur penunjangnya pun terus dikejar secara masif di lapangan.
Baca Juga: APBD Pelalawan 2027 Diproyeksikan Rp1,3 Triliun, Turun dari Rp1,6 Triliun
Demikian hal ini disampaikan Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Pelalawan Hanafi SSos MSi kepada Riau Pos, Ahad (6/9) kemarin di Pangkalankerinci. Dikatakannya bahwa, 76 unit gedung kantor KDMP saat ini sedang dalam tahap konstruksi fisik. Bahkan, 14 di antaranya sudah rampung 100 persen dan siap menampung berbagai kegiatan operasional.
”Ya, fokus kami saat ini ada pada tiga pilar utama, percepatan legalitas, penyelesaian fisik gedung, dan penyiapan SDM pengurus. Kami ingin memastikan koperasi ini benar-benar hidup dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terang Hanafi.
Diungkapkan mantan Sekretaris BPAKD Pelalawan ini bahwa, dengan hadirnya 14 gedung KDMP yang telah siap pakai menandai dimulainya babak baru ekonomi desa. Pemkab Pelalawan mendorong unit-unit ini untuk segera mengoperasikan berbagai lini usaha strategis, mulai dari penyediaan sembako murah, layanan simpan pinjam, pasokan sarana produksi pertanian (saprotan), hingga menjadi wadah penampung hasil panen warga, khususnya kelapa sawit.
Baca Juga: Harga Dexlite Naik, Antrean Kendaraan Jalur Biosolar Mengular di Sejumlah SPBU di Pelalawan
"Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret menjadikan ekonomi masyarakat di Negeri Seiya Sekata ini makin mandiri," ujarnya.
Ditambahkan mantan Kabag Keuangan Setfakab Pelalawan ini bahwa, dengan posisinya sebagai tulang punggung ekonomi baru, KDMP diproyeksikan mampu menjaga stabilitas harga komoditas sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga desa secara merata di seluruh pelosok Pelalawan.
Baca Juga: Kualitas Udara di Pelalawan Bertahan Dilevel Tidak Sehat
Hanya saja, kapan pastinya koperasi ini beroperasi belum dapat dipastikan. "Jadi, terkait kapan pengoperasian KDMP, kita masih menunggu kesiapan prasarana pendukung dan pengurus koperasi serta pengelola gerai. Dimana telah dilakukan pelatihan bagi manajer KDNPl. Namun demikian, kita pastikan KDMP.ini akan beroperasi pada tahun 2026 ini,,” tutup Hanafi.(lim)
Laporan MUHAMMAD AMIN, Pangkalankerinci
Editor : Arif Oktafian