Kejari Pastikan Tak Ada Indikasi Aliran Sesat di Pelalawan

M Amin Amran • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 10:33 WIB
EKA NUGRAHA.(JPG)
EKA NUGRAHA.(JPG)

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan bersama tim pengawasan aliran kepercayaan masyarakat (Tim Pakem) Kabupaten memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi aliran kepercayaan maupun aliran keagamaan yang diduga sesat atau menyimpang di Negeri Seiya Sekata. 

Meski demikian, upaya deteksi dini dan pengawasan oleh Seksi Intelejen Kejari Pelalawan, Polres, Kodim 0313 KPR, Forum Umat Kerukunan Beragama (FKUB), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pelalawan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dinas Kependudukan dan Penca­tatan Sipil, Badan Intelijen Negara (BIN), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang tergabung dalam Tim Pakem, tetap diperkuat melalui sinergi lintas sektor, agar tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Demikian hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Dr Eka Nugraha SH, Senin (21/9) kemarin di Pangkalankerinci. Dikatakannya, kegiatan ini merupakan pelaksanaan fungsi intelijen Kejaksaan dalam menjaga ketertiban umum, keamanan, serta kerukunan umat beragama sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia dan ketentuan pembentukan Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM). 

Baca Juga: Kabut Asap Masih Selimuti Pelalawan, Jumlah Penderita ISPA Tembus 2.220 Jiwa

"Dan dalam rapat itu, kondisi kehidupan beragama di Kabupaten Pelalawan secara umum masih berjalan aman, damai dan kondusif. Namun ada beberapa persoalan yang muncul di masyarakat berkaitan dengan persoalan sosial. Seperti perizinan rumah ibadah, yang selama ini dapat diselesaikan melalui pendekatan dialogis bersama FKUB dan instansi terkait," terangnya.

Diungkapkannya bahwa, dalam rapat itu juga diketahui dinamika yang berkembang di tengah masyarakat lebih merupakan perbedaan pemahaman keagamaan yang masih dapat disikapi melalui dakwah edukatif, pembinaan dan kajian keagamaan secara berkelanjutan. 

Sementara itu, dari sisi pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terus berkoordinasi dengan Tim Pakem dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada seluruh masyarakat, termasuk kelompok penghayat kepercayaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Kualitas Udara Sangat Tak Sehat, Siswa Dipulangkan dari Sekolah, Disdikbud Pelalawan Perpanjang PJJ

"Dari sisi keamanan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pelalawan tetap aman dan kondusif. Sedangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan komitmennya menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila, toleransi dan moderasi beragama melalui Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BESAN), yang juga bersinergi dengan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang dilaksanakan Kejari Pelalawan," ujarnya.

Ditambahkan Kajari bahwa, melalui rapat koordinasi Tim Pakem ini, diharapkan semakin memperkuat sinergi antarinstansi dalam membangun sistem deteksi dini (early warning system), memperkuat pertukaran informasi serta meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. 

Baca Juga: Kabut Asap Tebal Kiriman dari Palembang Selimuti Pelalawan, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat

"Artinya, sinergi seluruh unsur sangat diperlukan untuk menjaga kerukunan umat beragama, menciptakan stabilitas keamanan, serta mewujudkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang harmonis di Kabupaten Pelalawan," tutupnya.(amn)

 

Editor : Arif Oktafian
Tim Pakem kejari pelalawan pangkalankerinci pelalawan