Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

SMAN 1 Peranap Workshop Budaya Disiplin Positif untuk Mengembangkan Karakter Siswa

Herianto Baserah • Senin, 27 Mei 2024 | 09:02 WIB
Para peserta workshop memperlihatkan hasil kerja kelompok dalam membuat kesepakatan atau keyakinan kelas, baru-baru ini.
Para peserta workshop memperlihatkan hasil kerja kelompok dalam membuat kesepakatan atau keyakinan kelas, baru-baru ini.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -  SMAN 1 Peranap melaksanakan workshop dengan tema "Implementasi Disiplin Positif dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik". Kegiatan berlangsung selama tiga hari yaitu 20–22 Mei 2024. Pematerinya dosen FKIP Unri yang juga Koordinator Prodi S2 Pendidikan Dasar  Dr Hendri Marhadi SE MPd.

Pada pembukaan Kepala SMAN 1 Peranap Eka May Putra SPd mengatakan bahwa kegiatan berdasarkan rapor mutu sekolah dan aspirasi guru. Untuk mengajak guru  berpikir kritis dan berkolaborasi guna melaksanakan gerakan transformasi pembelajaran yang mendukung berkembangnya budaya disiplin positif peserta didik dan terbentuknya karakter yang baik.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Maya Indah Wahyuni SS MPd mengatakan, workshop ini merupakan ajang latihan tenaga kependidikan di SMAN 1 Peranap dalam rangka penerapan disiplin positif dalam mengembangkan karakter siswa yang berprofil pelajar pancasila.

Baca Juga: Ajarkan Disiplin Berlalulintas pada Pelajar

Selain kegiatan workshop Dr Hendri Marhadi SE MPd juga memotivasi siswa SMAN 1 Peranap secara langsung agar terus belajar dan megembangkan potensi diri semaksimal mungkin hal ini merupakan pengabdian beliau pada tanah kelahirannya.

Workshop dilakukan dengan beberapa kegiatan yaitu penyampaian materi, kerja kelompok dalam penyelesaian tugas kegiatan dan simulasi bagaimana seharusnya guru memperlakukan peserta didik agar disiplin. Kegiatan workshop juga melatih guru dalam menyelesaikan pembuatan kesepakatan kelas atau keyakinan kelas.

Kepada Riau Pos, Dr Hendri Marhadi SE MPd mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan SMAN 1 Peranap. Ini merupakan salah satu terobosan  dalam memberikan pengetahuan kepada para guru dan staf untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik sebagai proses pembelajaran di sekolah. Cara pendisiplinan bagi peserta didik tidak lagi dianjurkan dalam bentuk pendekatan hukuman, pemberian hadiah dan konsekuensi tetapi sudah harus bergeser kepada bentuk restitusi.

‘’Restitusi adalah proses menciptakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan mereka sehingga mereka berfokus pada tujuan apa yang ingin mereka capai dan bukan lagi berfokus kepada kesalahan mereka,’’ terangnya.

Workshop dilakukan dengan santai dengan tidak mengurangi tujuan kegiatan dilakukan. Ada selingan games dan permainan yang menarik sehingga peserta tidak merasa bosan. Akhir kegiatan dilakukan dengan sesi foto bersama.(nto/c)

Editor : Rindra Yasin
#workshop #SMAN 1 Peranap #Budaya Disiplin Positif