Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dosen Unri PKM di Posyandu Pucuk Rebung Bersiku Keluang Sukoharjo

Herianto Baserah • Senin, 9 September 2024 | 08:56 WIB
Tim PKM Unri foto bersama dengan para kader Posyandu Pucuk Rebung Bersiku Keluang, Kecamatan Sail, Pekanbaru usai pengabdian, Jumat (6/9/2024).
Tim PKM Unri foto bersama dengan para kader Posyandu Pucuk Rebung Bersiku Keluang, Kecamatan Sail, Pekanbaru usai pengabdian, Jumat (6/9/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim pengabdian dosen Universitas Riau (Unri) yang terdiri dari Ketua Pengabdian Gustriza Erda, anggota Anne Mudya Yolanda dan Nurhannifah Rizky Tampubolon serta mahasiswa Tata dan Ingla Finda melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Posyandu Pucuk Rebung Bersiku Keluang, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (6/9).

Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristek) serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unri.

Menurut Ketua Pengabdian Gustriza Erda kepada Riau Pos, acara tersebut merupakan bagian dari program pengabdian bertema Membangun Kesehatan Desa Melalui Data: Monografi dan Profil Kesehatan Posyandu Pucuk Rebung Balai Anak dan Pucuk Rebung Bersiku Keluang’’.

Acara dimulai dengan pengenalan tim mengenai tujuan kegiatan dan pentingnya digitalisasi data. Dilanjutkan training of trainer (ToT) yang fokus pada kesehatan remaja. Dihadiri oleh petugas Puskesmas Sail, kader-kader posyandu, ibu-ibu yang memiliki remaja dan lansia.

Disebutkannya, sebelum penyampaian materi, dilakukan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal kader mengenai anemia pada remaja. Tim pengabdian memberikan penjelasan mendalam tentang risiko anemia serta metode pencegahannya, dengan penekanan pada upaya menjadikan remaja bebas anemia. Kegiatan berlangsung interaktif, peserta pelatihan aktif berdiskusi mengenai isu kesehatan di lingkungan mereka. Ditambah, para kader posyandu menunjukkan antusiasme dalam berbagi pengalaman dan informasi. Acara ditutup dengan post test untuk mengevaluasi pemahaman kader dari materi anemia pada remaja yang telah disampaikan.

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat dan memberikan bekal kepada kader untuk lebih aktif dalam pencegahan anemia di komunitas mereka.(nto/c)

Editor : Rindra Yasin
#Pengabdian Dosen #pengabdian masyarakat #dosen unri