PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Sebagai salah satu upaya peningkatan ilmu pengetahuan khususnya di bidang sains kepada peserta didik, Sekolah Dasar (SD) Negeri 20 Pekanbaru melakukan kunjungan ke Riau Science Center (RSC) di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Rabu (18/9). Kunjungan ini diikuti 95 murid yang terdiri dari murid kelas V.
Kepala Sekolah SDN 20 Pekanbaru Susi Susanti MPd melalui Wakil Kurikulum SDN 20 Raja Helen Kaswati SPD mengatakan, kegiatan ini merupakan program rutin sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang sains.
“Kita ingin menumbuhkan minat dan bakat anak-anak sehingga mereka punya pengalaman baru dan ide yang baru yang bisa dikembangkannya dikemudian hari,” kata Helen.
Kunjungan ini dibagi dalam beberapa grup yang bertujuan anak-anak bisa lebih fokus dan lebih memahami dari masing-masing peraga yang ada.
Dikatakan Helen, setelah melihat dan mempraktekkan secara langsung berbagai macam peraga yang ada anak-anak merasa gembira, selain itu anak-anak juga mendapatkan jawaban secara sains dari hal aneh yang dijumpainya di kehidupan sehari-hari.
“Salah satu yang menjadi perhatian anak-anak tadi seperti Harpa Tanpa Dawai yang cukup unik dan jarang dijumpai,” ungkapnya.
Kunjungan para siswa ini juga didampingi oleh guru dari kelas V di antaranya Nila Wati SPd dan Rita Yulianti SPd.
Dengan kunjungan ini diharapkannya, anak-anak tidak takut lagi dengan pelajaran sains atau IPA, yang mana anak-anak beranggapan pelajaran IPA merupakan pelajaran yang susah, membosankan karena terlalu banyak membaca buku.
“Semoga kedepannya anak-anak bisa terus mengembangkan dan mempraktekkan pengetahuannya di bidang science,” harap Halen.
RSC berdiri sejak tahun 2019 yang mana merupakan pusat peragaan Iptek di Provinsi Riau. RSC ini merupakan pusat peragaan Iptek ke-28 yang ada di Indonesia yang memiliki sebanyak 15 jenis alat peraga.
Sementara itu, Pemandu Alat Peraga RSC Andi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari SDN 20 Pekanbaru ke RSC. Di mana menurutnya para siswa sangat antusias untuk belajar.
“Kami sangat senang sekali melihat anak-anak bersemangat, mungkin selama ini para siswa belum pernah melihat hal seperti ini, jadi anak-anak ini antusias untuk langsung menggunakannya, dan rasa ingin tahunya sangat besar sekali,” ungkap Andi.
Selain itu dikatakannya, pengunjung bisa langsung praktek dengan semua alat peraga yang ada. “Barangkali selama ini anak-anak biasanya belajar teori, namun sekarang bisa langsung praktek menggunakan alat peraga yang ada ditempat ini mulai dari tentang listrik, magnet, pembelajaran matematika maupun fisika dan kimia, selain itu juga ada sains corner,” jelasnya.
Dirinya juga berharap anak-anak ini terus mengembangkan pengetahuannya terutama dibidang sains. “Semoga kedepannya anak-anak ini bisa lebih efektif dalam belajar, sehingga mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk kepentingan luas,” pungkasnya.(van/c)
Editor : Rindra Yasin