PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari Prodi Teknik Sipil Universitas Abdurrab (Univrab) mengedukasi penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi (SMKK).
Beberapa dosen program studi Teknik Sipil Univrab melakukan edukasi dan praktik di lapangan untuk menggunakan APD (alat pelindung diri) dan APAR (alat pemadam api ringan) di SMK Negeri 2 Pekanbaru, Selasa (22/10).
SMKK pada proyek konstruksi sejauh ini dipandang masih rendah. Sektor pendidikan menjadi salah satu sektor yang memiliki tuntutan besar untuk beradaptasi dengan peraturan SMKK terbaru ini khususnya pada sekolah menengah kejuruan, untuk meningkatkan kompetensi siswa.
Ketua tim pengabdian prodi Teknik Sipil Universitas Abdurrab, Dr Ahmad Kurnain ST MM menjelaskan, untuk melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja perlu dilakukan upaya pencegahan yaitu melalui penggunaan APD yang benar.
‘’Para siswa-siswi SMKN 2 Pekanbaru diberikan edukasi mengenai cara penggunaan APD dan APAR yang baik dan benar, termasuk fungsi dan manfaatnya. Di akhir sesi materi juga diadakan kuis untuk menguji pemahaman siswa,’’ ucap Ahmad Kurnain.
Lebih lanjut dijelaskannya, setelah mendapatkan teori, para siswa-siswi diajak ke lapangan untuk melakukan praktik penggunaan APAR yang dipandu oleh Muhammad Toyeb ST MT dan Puspa Ningrum ST MT selaku bagian dari tim pengabdian prodi Teknik Sipil Universitas Abdurrab.
‘’Terlihat para siswa sangat antusias karena diberi kesempatan untuk mencoba menggunakan APAR untuk memadamkan api,’’ jelasnya
Sementara Wakil Kepala SMKN 2 Pekanbaru Bidang Humas dan Hubungan Industri Fitrianti MKom mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini.
‘’Terima kasih kepada Universitas Abdurrab atas edukasi yang telah dilakukan. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat bagi siswa siswi, dan staf tenaga pengajar di SMKN 2 Pekanbaru,’’ harapnya.(*1/rul)
Editor : Rindra Yasin