PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari Universitas Lancang Kuning (Unilak) memberikan pelatihan dalam pengembangan usaha kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sejahtera Kecamatan Tenayanraya, baru-baru ini.
Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada tahun anggaran 2024.
Kegiatan ini diikuti Tim PKM Unilak dengan Ketua Rini Nizar, angota Yulia Khairani dan Fikratul Ihsan, peserta pelatihan KUB Sejahtera, Tenayanraya dan undangan lainnya.
Ketua Tim PKM Rini Nizar menyampaikan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kemampuan manajemen KUB Sejahtera dengan memanfaatkan teknologi dan limbah kulit singkong. Salah satu langkah inovatif yang dilakukan adalah pemberian alat-alat tepat guna, yaitu mesin perajang singkong, mesin spinner dan continuous band sealer, serta pelatihan dalam inovasi pembuatan keripik kulit singkong.
‘’Dengan adanya peralatan ini, produksi keripik kulit singkong diharapkan dapat meningkat secara signifikan,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, selain peningkatan kapasitas produksi, program PKM ini juga bertujuan memperkuat manajemen keuangan KUB Sejahtera. Pelatihan tentang pembukuan keuangan yang akuntabel diberikan agar mitra dapat mengelola keuangan dengan lebih baik dan berkembang secara berkelanjutan.
‘’Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory rural appraisal (PRA), yang melibatkan partisipasi aktif mitra dari awal hingga akhir kegiatan. Melalui metode ini, mitra ikut berperan dalam mengidentifikasi masalah dan solusi yang paling sesuai bagi usaha mereka,’’ imbuhnya.
Selain itu kegiatan PKM ini memberikan dampak signifikan. Rini mengungkapkan, berdasarkan wawancara dengan mitra, peningkatan produksi keripik singkong sebesar 50 persen dan proses produksi menjadi lebih efisien dengan penghematan waktu sekitar 2-3 jam. Selain itu, keterampilan mitra dalam pembuatan keripik kulit singkong dan pengetahuan dalam pengelolaan keuangan usaha juga mengalami peningkatan yang signifikan.(rul/*1)
Editor : RP Arif Oktafian