Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

FKes UHTP Adakan Simulasi Pemadaman Kebakaran

Herianto Baserah • Kamis, 5 Desember 2024 | 10:32 WIB
Koordinator Mata Kuliah Inter Profesional Education Manajemen Bencana FKes UHTP Dr Herlina Susmaneli SKM MKes foto bersama pemateri dan mahasiswa usai simulasi
Koordinator Mata Kuliah Inter Profesional Education Manajemen Bencana FKes UHTP Dr Herlina Susmaneli SKM MKes foto bersama pemateri dan mahasiswa usai simulasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Fakultas Kesehatan (FKes) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) menggelar simulasi dalam mata kuliah Inter Professional Education (IPE) Manajemen Bencana yang dikoordinator oleh Dr Herlina Susmaneli SKM MKes.

Simulasi pemadam kebakaran berlangsung di halaman kampus 2 UHTP, Rabu (4/12). Kegiatan simulasi ini mendatangkan Kabid Operasional Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru Ibas Sembiring MPd.

Mahasiswa yang ikut simulasi ini adalah mahasiswa Program Studi (Prod) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang berjumlah 151 orang dan mahasiswa Prodi Kebidanan berjumlah 197 orang. Mahasiswa tersebut duduk pada semester 3 dan 5.

Dr Herlina Susmaneli mengatakan, implementasi IPE mempunyai peran penting dalam mempersiapkan lulusan profesi kesehatan untuk melakukan kerja kolaboratif dalam menyelesaikan masalah kesehatan atau penyakit yang disebabkan oleh bencana kebakaran. Selain kemampuan bekerja sama, melalui simulasi IPE Manajemen Bencana mahasiswa dapat lebih memahami peran profesi kesehatan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Kabid Operasional Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru Ibas Sembiring MPd memperagakan tata cara memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan goni yang dibasahkan. Ini artinya cara memadamkan api dengan dua teknik yang pertama dengan modern dan tradisional. Cara modern menggunakan APAR dan tradisional menggunakan goni yang dibasahkan. ‘’Semua memiliki teknik pemadaman,’’ ujar Ibas.(nto/c)

Editor : Rindra Yasin
#Simulasi Pemadaman Kebakaran #pekanbaru #universitas hang tuah pekanbaru