PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan diri siswa SMK saat ini, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Jurusan Bisnis Komunikasi Politeknik Caltex Riau (JBK PCR) memberikan pelatihan public speaking yang dilaksanakan di Aula SMK Taruna Persada Dumai, Kamis (25/7/2024).
Selain itu pelatihan juga merupakan sebagai salah satu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian. Tim kelompok terdiri dari Lailanisa Fadlilani SI Kom M Med Kom selaku ketua, Syintia Mega Putri, SM MM dan Yefni SE MAcc sebagai anggota tim PkM. Kegiatan PkM ini juga dibantu oleh beberapa mahasiswa di antaranya Erni Putri, Ribka Mauly, Muhammad Iqbal, M Nauval Habibie, dan Rafly Eka.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala SMK Taruna Persada Dumai, Dr Sugiarto MM yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan berkomunikasi baik komunikasi personal maupun komunikasi public merupakan salah satu kemampuan wajib yang harus miliki oleh siswa saat ini.
“Tentunya dengan kehadiran dosen dan kakak-kakak dari PCR ini harus dimanfaatkan dengan baik. Tanyakan yang tidak dimengerti dan langsung dipraktekkan biar ilmunya langsung dikuasai,” ujar D. Sugiarto, MM dalam sambutannya.
Sementara itu Nisa mengungkapkan bahwa pemilihan tema dalam pengabdian ini merupakan hasil diskusi dengan pihak sekolah yang menginginkan ada pembelajaran mengenai public speaking yang diberikan pada siswa kelas XII. Melihat saat ini kemampuan berkomunikasi sudah menjadi salah satu kemampuan diri atau soft skill yang harus dimiliki oleh para siswa.
Sebagai salah satu dosen pengajar di prodi baru PCR yakni Public Relation and Digital Communications maka Nisa dan tim memilih untuk memberikan pelatihan public speaking kepada siswa kelas XII dengan harapan pelatihan ini dapat memberikan ilmu dan pengetahuan tambahan bagi siswa.
“Harapan kami tentu saja pelatihan ini dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan berkomunikasi bukan hanya komunikasi kepada sesama teman namun juga komunikasi kepada atasan mereka di tempat magang” ungkap Nisa.
Rangkaian dari pelatihan ini dimulai dengan pelaksanaan pre-test kemudian pemberian materi mengenai pengenalan public speaking dan praktek berbicara yang dilanjutkan dengan pengenalan dunia kerja melalui teknik wawancara. Materi ini diberikan karena siswa kelas XII yang akan menamatkan pendidikan mereka dan perlu mempersiapkan diri untuk bekerja atau melanjutkan pendidikannya.
Salah satu peserta, Rendy mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih percaya diri untuk berbicara di depan umum dan tahu cara menyampaikan pendapat dengan lebih baik,” tuturnya.
Pelatihan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pelaksanaan post-test yang bertujuan untuk melihat pemahaman siswa akan pelatihan yang diberikan. Tak hanya itu tim juga memberikan hadiah bingkisan bagi peserta dengan nilai post-test terbaik dan sertifikat kepada para peserta sebagai apresiasi atas partisipasi mereka. Tim pengabdian berharap program serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang untuk mendukung pengembangan soft skill siswa di sekolah.(van)
Editor : RP Edwar Yaman