PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Riau (UIR) pada periode kedua tahun ini menggelar yudisium sebanyak 192 calon wisuda, pada Kamis (12/6) di Hotel Grand Central Pekanbaru. Mereka berasal dari Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum dengan Departemen Ilmu Hukum Pidana, Ilmu Hukum Perdata, Ilmu Hukum Bisnis, Ilmu Hukum Tata Negara, Ilmu Hukum Internasional dan Ilmu Hukum Administrasi Negara.
Hadir Dekan FH UIR Assoc Prof Dr M Musa SH MH, Wakil Dekan I Dr Rosyidi Hamzah SH MH, Wakil Dekan II Dr Desi Apriani SH MH, Wakil Dekan III S Parman SH MH, Ketua Program Studi (Prodi) Dr Selvi Harvia Santri SH MH, Sekprod Ilmu Hukum, Ketua UPM, Sekretaris UPM, Ketua Departemen, Guru Besar FH, seluruh dosen, tenaga kependidikan FH UIR.
Dekan FH UIR Assoc Prof Dr M Musa SH MH dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yudisium yang telah berhasil menamatkan pendidikan srata (S1) FH UIR. Ia berharap agar para sarjana ilmu hukum ini mendapatkan posisi yang bagus serta selaras dengan kemampuan keilmuan di dunia pekerjaan. Hal tersebut sesuai profile lulusan yang telah ditetapkan di buku kurikulum fakultas tersebut. ”Seperti halnya menjadi hakim, jaksa, pengacara, notaris, polisi, akademisi, peneliti, tenaga ahli dan wirausaha,” ucapnya.
Dia juga menyebutkan bahwa FH UIR adalah salah satu fakultas tertua di lingkungan UIR sekaligus pula fakultas tertua di Provinsi Riau. Selanjutnya FH UIR adalah salah satu fakultas dengan status program studi yang berakreditasi unggul.
Senada dengan itu, Wakil Dekan III FH UIR S Parman SH MH mengharapkan mahasiswa yudisium ini dapat mengaplikasikan ilmu dan pengetahuannya di berbagai bidang namun seiris dengan ilmu hukum. ”Apa yang selama ini dipelajari bermanfaat baik untuk diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. Kalian juga menjadi kebanggaan tidak hanya bagi FH UIR tetapi juga bagi keluarga,” terangnya.
Dalam pada itu, Ketua Prodi Ilmu Hukum FH UIR Dr Selvi Harvia Santri SH MH juga mengucapkan tahniah kepada peserta yudisium. ”Semoga sukses di masa depan, tercapai cita-cita yang diinginkan dan bekerja sesuai dengan bidang keilmuan yang didapatkan di bangku kuliah,” ungkapnya.
Kemudian, katanya, untuk perkembangan selanjutnya kurikulum FH UIR yakni kurikulum merdeka belajar akan diganti menjadi kurikulum Outcome Based Edocation (OBE). Hal itu sesuai peraturan Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset tahun 2025. Diberlakukan pada semester ganjil atau semester 2025-2026.
Disebutkan Selvi, dalam satu tahun, FH UIR bisa mewisuda sarjana lebih kurang 700 orang. Dalam satu tahun itu, wisuda sebanyak tiga kali. Wisuda periode satu dilaksanakan Februari. Wisuda periode kedua Juni. Kemudian wisuda periode ketiga dilaksanakan Oktober. ”Setiap periodenya, jumlah wisudawan FH UIR mengalami peningkatan,” urainya.(nto/c)
Editor : Arif Oktafian