PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali secara resmi melepas 1.708 mahasiswa mengikuti Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) 2025 di Gedung Student Center Kampus Bina Widya Unri Panam, Sabtu (21/6). Kukerta mengusung tema’’Bersinergi Meningkatkan Literasi Masyarakat Melalui Kebijakan Kampus Berdampak’’.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan enam Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Hadir, Pj Sekda Provinsi Riau M Job Kurniawan AP MSi, Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unri Prof Dr Mubarak MSi.
Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa Kukerta ini merupakan sebagai duta oleh sebab itu setiap apapun yang dilakukan haruslah berpijak kepada keilmuan dan etika. ‘’Mahasiswa harus bisa berkontribusi nyata bagi pembangunan di lokasi Kukerta,’’ ujarnya.
Senada dengan itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau M Job Kurniawan AP MSi menyebutkan, kehadiran mahasiswa Kukerta Unri ini harus bisa membawa pembaharuan, inovasi dan semangat gotong royong. ‘’Saya berharap mahasiswa Kukerta menjunjung tinggi kearifan lokal dan membawa nama baik perguruan tinggi dan Provinsi Riau,’’ ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPPM Unri Prof Dr Mubarak MSi mengatakan, mahasiswa Kukerta ini terbagi ke dalam tiga skema utama. Pertama Kukerta Reguler Literasi. Kedua Kukerta Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Ketiga Kukerta Internasional. Untuk skema kukerta reguler literasi diikuti 586 mahasiswa yang disebar di enam kabupaten Provinsi Riau. Seperti Kabupaten Kampar sebanyak 132, Kabupaten Siak sebanyak 131, Kabupetan Bengkalis 108, Kabupaten Rokan Hulu 108, Kabupaten Indragiri Hilir 59, Kabupaten Rokan Hilir 48.
Kemudian skema Kukerta MBKM diikuti 1.119 dengan sebaran Kabupaten Kampar 283, Kota Pekanbaru 836. Sementara untuk Kukerta Internasional ada tiga mahasiswa yang menjalankan pengabdian di luar Provinsi Riau yakni Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Provinsi Lampung.
Dari ketiga program tahun ini, Program Kukerta Tematik Literasi merupakan program baru yang dilaksanakan oleh Unri. Sehingga Unri diurutan 22 dari perguruan tinggi lainnya se Indonesia pelaksana program tersebut. ’’Kukerta Tematik Literasi adalah program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Program ini dikelompokkan menjadi sembilan program kegiatan di antaranya menulis cerita berbasis isi buku bacaan dan kunjungan literasi ke sekolah yang bertujuan meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi di masyarakat khususnya di daerah pedesaan,’’ terangnya.
Disebutkan Mubarak, Program Kukerta Tematik Literasi ini juga dilaksanakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan koleksi buku bermutu yang diberikan untuk desa melalui Program Bantuan 1.000 buku bermutu oleh Perpusnas 2024 lalu. Program ini akan melibatkan 1000 desa yang tersebar di 13 provinsi. Desa tersebut berada di wilayah dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) 2024 berprediket sangat rendah. Kemudian untuk Tema Kukerta 2025 sejalan dengan Program Kemendiktisaintek dalam istilah kampus berdampak artinya mahasiswa dapat berperan aktif menyelesaikan masalah nyata di masyarakat, menjadi agen perubahan dan memberikan manfaat positif.(nto/c)
Editor : Rindra Yasin