Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Masih Ada Kuota, Beberapa SMA/SMK Negeri Bisa Tambah Siswa, Pendaftaran 7-8 Juli

Soleh Saputra • Sabtu, 5 Juli 2025 | 10:55 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Riau telah diumumkan, Rabu (2/7/2025) lalu. Namun, kabar menggembirakan kembali diberikan Dinas Pendidikan (Disdik) Riau buat peserta yang tak lolos. Beberapa SMA/SMK Negeri di Riau masih memiliki kuota sehingga masih bisa menerima calon peserta didik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya mengatakan, bagi siswa yang sebelumnya belum berhasil masuk perangkingan masih ada harapan untuk masuk sekolah negeri. “Masih ada sisa daya tampung di beberapa sekolah. Ini menjadi peluang bagi siswa yang belum tertampung,” katanya, Jumat (4/7).

Erisman Yahya menegaskan, sekolah akan langsung menghubungi calon siswa yang sebelumnya tidak lolos perangkingan. Ia mengingatkan, seluruh proses pengisian kuota ini tidak dipungut biaya apa pun. Oleh karena itu jika ada oknum yang berusaha meminta biaya akan ditindak tegas. “Jangan sampai ada oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi ini. Jika ada, akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Pengisian kuota yang masih tersedia ini akan dilaksanakan pada 7- 8 Juli 2025. Proses ini tetap mengikuti petunjuk teknis (juknis) PPDB yang berlaku. Sekolah diperbolehkan menerima siswa dari data cadangan maupun dari mereka yang belum masuk sekolah mana pun, dengan syarat tetap dilakukan verifikasi dan seleksi.

Disdik juga mewajibkan sekolah melaporkan jumlah sisa daya tampung kepada dinas, serta meminta Kepala Cabang Disdik Wilayah untuk melakukan pengawasan ketat. Dengan dibukanya kembali kesempatan ini, Disdik Riau berharap tidak ada kursi kosong di sekolah negeri dan semua anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Orang tua juga diimbau tetap waspada terhadap penipuan dan tidak tergiur janji-janji masuk sekolah dengan bayaran tertentu,” sebutnya. 

Senada diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan Riau, Arden Simeru, Jumat (4/7). “Jadi sekolah negeri yang kuotanya masih ada, sekolah boleh memanggil siswa yang tidak lulus saat mengikuti pendaftaran melalui sistem,” ujarnya.

Kemudian bagi siswa yang masih juga tidak tertampung oleh kuota di sekolah negeri, akan ditampung di sekolah swasta jalur afirmasi. Ada 3.527 kuota yang disediakan Pemprov Riau untuk siswa yang kurang mampu sekolah di swasta. “Fasilitas yang kita berikan sama dengan sekolah negeri. Jadi tak ada lagi pungutan-pungutan lagi,” ungkapnya.

Selain sekolah gratis, siswa afirmasi yang ditampung di swasta juga mendapatkan seragam gratis sama seperti mereka yang diterima di sekolah negeri. Karena itu, dirinya meminta siswa maupun orang tua tidak perlu cemas. “Jangan cemas, kuota cukup banyak. Ada 80 SMA/SMK swasta yang bekerja sama dengan Disdik Riau,” katanya.

Dasar hukum program ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 2 Tahun 2024 tentang Bosda Afirmasi. Program ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan yang layak tanpa beban biaya. “Anggarannya sudah disiapkan. Jadi siswa bisa fokus belajar tanpa perlu memikirkan beban biaya,” tambahnya.

Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan mengimbau kepada seluruh orang tua dan wali murid agar tidak berkecil hati apabila anaknya belum berhasil masuk ke sekolah negeri. Masih ada peluang besar di sekolah swasta yang kualitasnya juga terus ditingkatkan.

“Kami mohon masyarakat tidak perlu khawatir. Manfaatkan program Bosda Afirmasi ini sebaik mungkin. Sekolah swasta mitra juga telah siap menerima siswa baru dengan dukungan penuh dari pemerintah. Ini bentuk komitmen kami agar pendidikan di Riau bisa dinikmati semua kalangan,” ungkapnya.

Sementara untuk pendaftarannya, dilakukan secara online dan sudah dibuka sejak 2 Juli hingga 8 Juli mendatang dan pengumuman pada 9 Juli. “Bagi mereka yang tidak lulus di jalur afirmasi pada SPMB negeri, maka berkas otomatis bisa langsung mendaftar ke sekolah yang dituju. Sementara pendaftar selain jalur afirmasi tinggal menambahkan atau mengunggah surat keterangan kurang mampu dari kelurahan. Atau bisa juga mengunggah KIP, PIP, atau PKH ke dalam sistem,” jelasnya.

Dirinya menyarankan agar siswa yang mendaftar masuk ke sekolah swasta yang terdekat dari tempat tinggalnya sehingga akan mengurangi biaya transportasi yang harus dikeluarkan orang tua. Pihaknya juga menegaskan jangan berpikir bahwa sekolah swasta itu jelek.

Padahal banyak sekolah swasta yang kualitasnya di atas sekolah negeri. “Kita berharap masyarakat jangan terjebak pendapat seperti itu. Karena sekolah swasta maupun negeri itu sudah distandardisasi oleh pemerintah,” ujargnya.

Sementara itu, Dewan Pendidikan Riau Fitriady Syam mengatakan, bahwa SPMB yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan Riau berjalan baik. Bahkan ada tingkat kepatuhan dari Disdik Riau untuk menyeleksi ketat SPMB ini.

“Mulai dari pendaftaran, pengumuman hasil, masuk jalur hijau, maupun jalur kuning, itu bisa dilihat masyarakat melalui handphone. Kalau ada yang tidak terpenuhi, ada juknisnya. Nah itulah yang kita lihat sebagai dewan pendidikan, apakah ini dijalankan dinas atau tidak,” jelasnya.

Melihat apa yang telah dilakukan Disdik Riau, kata Fitriady, Ombudsman Riau memberikan tingkat kepatuhan kepada Disdik Riau dengan predikat kualifikasi baik.(das)

Editor : Bayu Saputra
#SPMB SMA SMK #SPMB SMA #spmb