Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Umri Diminati Mahasiswa Baru Asing, Tujuh Negara Kirim Wakilnya ke Pekanbaru

Soleh Saputra • Kamis, 10 Juli 2025 | 18:35 WIB
Mahasiswa asing asal berbagai negara saat diperkenalkan di kampus Umri, Kamis (10/7/2025).
Mahasiswa asing asal berbagai negara saat diperkenalkan di kampus Umri, Kamis (10/7/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) semakin memperkuat posisinya sebagai kampus yang inklusif. Tahun ini, sebanyak 42 mahasiswa asing dari tujuh negara resmi mendaftar untuk menempuh pendidikan di kampus yang ada di Kota Pekanbaru tersebut.

Mahasiswa asing tersebut berasal dari sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Afrika. Di antaranya, Kamboja, Filipina, Nigeria, Kenya, Republik Zambia, Republik Senegal, dan Somalia. Mereka tertarik pada sistem pendidikan Umri yang tidak hanya menonjolkan kualitas akademik, tetapi juga nilai-nilai ke-Islaman dan integritas moral.

Wakil Rektor III Umri, Dr Jufrizal Syahri MSi, menyebut bahwa tingginya animo mahasiswa internasional adalah cerminan kepercayaan dunia terhadap Umri sebagai institusi pendidikan tinggi.

"Kami ingin menghadirkan atmosfer pendidikan yang berkualitas, Islami, dan berwawasan global. Umri terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan berkembang bersama," ujar Jufrizal.

Tak hanya soal akademik, Umri juga dikenal dengan pendekatan pendidikan yang holistik. Mahasiswa tidak hanya diajak unggul secara intelektual, tetapi juga disiapkan menjadi pribadi berakhlak dan berkontribusi bagi peradaban.

Menurut Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) Umri, Pahmi MA, Umri menyiapkan program orientasi khusus bagi mahasiswa internasional. Salah satunya berupa kursus Bahasa Indonesia selama dua bulan penuh sebelum perkuliahan dimulai.

"Ini penting agar mereka bisa berinteraksi dengan dosen dan teman-teman lokal secara nyaman. Kami ingin proses adaptasi berjalan lancar," jelas Pahmi.

Mahasiswa asing yang telah dinyatakan lolos seleksi akan mulai masuk lebih awal, sebelum tahun akademik reguler dimulai.

Editor : Rinaldi
#pendidikan berkualitas #mahasiswa umri #Kepercayaan Dunia #tujuh negara