PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA menyampaikan rasa syukur dan bangga bahwa wisuda kali ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Umri. “Pada Sidang Senat Terbuka Universitas Muhammadiyah Riau mewisuda sebanyak 1.349 lulusan delapan fakultas dan 25 program studi, serta satu program profesi,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah,’’ Jumat (24/10).
Jumlah yang menoreh sejarah ini membuat Umri menyelenggarakan prosesi wisuda dalam dua hari. Hari pertama, Jumat (24/10) diikuti 540 wisudawan, dan di hari kedua Sabtu (25/10) sebanyak 809 wisudawan. ‘’Dengan nada penuh kebanggaan, Anda termasuk pengukir sejarah ini,’’ ujar Dr Saidul Amin.
Rektor menekankan bahwa wisuda kali ini menjadi potret keberagaman yang harmonis. Dari 1.349 wisudawan, ada sebanyak 1.273 beragama Islam, tiga beragama Budha, 10 Katolik, dan 63 Protestan. Ia menegaskan bahwa Umri berdiri sebagai rumah bagi semua anak bangsa. Tema wisuda ke-29 bukan sekadar kalimat simbolik. Menurut Rektor “Sang Pencerah” adalah representasi dari tanggung jawab moral dan intelektual seorang lulusan Umri. Sosok pencerah, katanya, adalah cahaya yang menembus gelapnya kebodohan dan membawa sinar ilmu pengetahuan ke tengah masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes turut menyampaikan apresiasi atas capaian Umri yang luar biasa. Ia menyebut Umri sebagai kampus yang terus tumbuh dengan visi kuat.
Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau, Dr H Hendri Sayuti MAg mengungkapkan rasa bahagianya atas capaian universitas dan para wisudawan. “Kami turut berbahagia atas capaian Umri dan para wisudawan. Hari ini kita saksikan bersama bagaimana perguruan tinggi Muhammadiyah, yakni Umri, menjadi kebanggaan Riau,” ucapnya.(nto/c)
Editor : Rindra Yasin