Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dokter Muda FK Unri Ajak Orang Tua Kenali dan Cegah TB Anak

Monang Lubis • Rabu, 24 Desember 2025 | 12:48 WIB

Dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau bersama jajaran Puskesmas Mempura, dosen pembimbing, pihak PAUD Terpadu Dahlia, dan orang tua murid berfoto bersama usai kegiatan edukasi kenali dan cegah TB pada anak, Rabu (17/12/2025).
Dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau bersama jajaran Puskesmas Mempura, dosen pembimbing, pihak PAUD Terpadu Dahlia, dan orang tua murid berfoto bersama usai kegiatan edukasi kenali dan cegah TB pada anak, Rabu (17/12/2025).


SIAK (RIAUPOS.CO) - Dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) yang sedang menjalani stase community oriented medical education (COME) di Puskesmas Mempura melaksanakan kegiatan sosialisasi kesehatan.

Sosialisasi kese­ha­tan bertajuk ‘’Kenali dan Cegah TB pada Anak’’ di PAUD Terpadu Dahlia, Kampung Tengah, Kecamatan Mempura, Rabu (17/12) siang.

Kegiatan ini ber­tepatan dengan pembagian rapor semester dan dihadiri oleh para orang tua murid. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh lima dokter muda FK Unri, Ananda Cantika Azhari, Genthar Aditya Perdana, Marsha Zhafira, Miftahul Aina, dan Putri Rahma Deni. 

Dikatakan Ananda Cantika, edukasi kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai tuberkulosis pada anak, khususnya pada usia prasekolah yang rentan terhadap penyakit infeksi dan sering kali tidak menunjukkan gejala khas. ‘’Dalam pelaksanaannya, edukasi dan diskusi kami sampaikan secara bergantian sebagai dokter muda kepada 30 wali murid yang hadir saat pembagian rapor,’’ katanya.

Genthar Aditya Perdana menjelaskan, materi yang diberikan mencakup pengertian TB pada anak, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, cara penularan, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga dan sekolah. 

‘’Kami menekankan pentingnya deteksi dini, mengingat TB pada anak dapat menunjukkan gejala tidak spesifik seperti berat badan tidak naik, demam berulang, atau anak tampak lemah dalam jangka waktu lama,’’ ucapnya.

Ditambahkan Marsha Zhafira, Miftahul Aina, dan Putri Rahma Deni, selama kegiatan berlangsung, orang tua murid menunjukkan antusiasme yang tinggi, aktif mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi mengenai kondisi kesehatan anak, riwayat imunisasi, serta langkah pencegahan TB di rumah. ‘’Diskusi yang interaktif ini membuat pesan edukasi tersampaikan dengan baik dan mudah dipahami,’’ ucap Marsha Zhafira.

Miftahul Aina menyebutkan, hal ini memperkuat pemahaman, seluruh peserta juga mendapatkan leaflet edukasi tentang TB pada anak yang dapat dijadikan bahan bacaan di rumah. 

‘’Di akhir kegiatan, kami menyerahkan poster edukasi tentang etika batuk kepada pihak PAUD Terpadu Dahlia sebagai salah satu upaya pencegahan penularan TB di lingkungan sekolah,’’ Putri Rahma Deni.

 Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Mempura dan mendapat sambutan positif dari jajaran staf puskesmas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Puskesmas Mempura sekaligus dokter pembimbing puskesmas, dr Liza Novita, Penanggung Jawab Program TB Puskesmas Mempura, dr Dian Rukma, serta Bidan Isna selaku petugas Polindes. 

Dari akademisi hadir Dosen Pembimbing Lapangan dr Handayani MKK SpKKLP Subsp COPC, Pembimbing Komunitas Dr Ridha Restilla SKM MKM, serta Pembimbing Dokter Keluarga Dr dr Sri Wahyuni MKes SpKKLP, sebagai bentuk dukungan Fakultas Kedokteran Universitas Riau dalam penguatan peran mahasiswa kedokteran di bidang promosi dan pencegahan penyakit berbasis komunitas.(mng/c)

Editor : Arif Oktafian
#anak #fk unri #tb #cegah #dokter muda #siak