Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

18 Siswa MAN 1 Pekanbaru Kembali Tembus Universitas Al-Azhar Kairo Mesir 2026

Herianto Baserah • Senin, 20 April 2026 | 14:15 WIB
Rombongan siswa MAN 1 Pekanbaru yang melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah usai pelatihan pendalaman Bahasa Arab di Markas Al Azhar Indonesia Bekasi, belum lama ini. (Humas MAN 1 Pekanbaru untuk Riau Pos)
Rombongan siswa MAN 1 Pekanbaru yang melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah usai pelatihan pendalaman Bahasa Arab di Markas Al Azhar Indonesia Bekasi, belum lama ini. (Humas MAN 1 Pekanbaru untuk Riau Pos)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lagi, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program. Sebanyak 18 siswa Program Timur Tengah berhasil lolos melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, salah satu kampus Islam paling prestisius di dunia yang berlokasi di Kairo, Mesir yang kelulusan diumumkan Ahad (19/4/2026). 

Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi hasil dari proses panjang yang menuntut kedisiplinan tinggi, konsistensi belajar, serta pembinaan intensif dari madrasah. Adapun 18 murid MAN 1 Pekanbaru yang berhasil lolos ke Universitas Al-Azhar adalah Haskim Abdillah, Fikri Ihsan Ritonga, Mustharriev Fahada, Muhammad Wildan Hidayah, Ahmad Askarizzaman, M Zhafir, Muhammad Andria Rahman N, Az Zahra, Imra Rifqi Dharmana, Atiqah Syakir Adliani, M Farel Yuskan, M Lucky Azmi Rafsanjanie, Rakha Fahri Nugraha, Muhammad Rasyid Muntashir, Muhammad Adzka Ghifari, Mhd Fathan Wildana Amany, Noraiman Putra, dan Ikhwan Fahri.

Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda MPd, Senin (20/4) menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari sinergi antara murid, guru, dan orang tua dalam membangun budaya akademik yang kuat. 

Baca Juga: Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Tiga Pesawat Lakukan OMC di Riau 

“Lolos ke Al-Azhar bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesiapan bahasa, mental, dan keilmuan. Ini menunjukkan bahwa murid yang tergabung di Program Timur Tengah mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.

Hal ini juga dipertegas oleh Koordinator Program Timur Tengah Rafiqi Almunawar, MPd dan Tim bahwa para murid ini sudah melakukan persiapan yang matang dari proses belajar dari pagi sampai malam hari serta persiapan memperdalam Bahasa Arab di PUSIBA. 

‘’Semua proses persiapan diikuti dan dilewati para siswa agar bias lolos ke Perguruan Tinggi yang berada di Timur tengah dan tidak ada yang instan, semua butuh proses yang ketat serta disiplin yang tinggi,’’ paparnya.

Salah satu siswa yang berhasil lolos, Haskim Abdillah, membagikan pengalamannya selama menjalani proses hingga akhirnya diterima di Universitas Al-Azhar. Ia menegaskan bahwa kunci utama keberhasilannya adalah konsistensi dalam belajar dan manajemen waktu yang disiplin. 

“Saya tidak merasa lebih pintar dari yang lain, tapi saya berusaha lebih konsisten. Setiap hari saya meluangkan waktu khusus untuk murojaah hafalan, memperdalam bahasa Arab, dan membaca kitab. Itu saya lakukan terus, walaupun sedikit,” ungkap Haskim.

Baca Juga: Jadwal Keberangkatan Kloter BTH 03 Riau Ditetapkan, 438 JCH Pekanbaru Berangkat 23 April, Titik Penjemputan di MTQ

Dalam kesehariannya, Haskim menerapkan pola belajar yang terstruktur. Ia memulai hari dengan kegiatan ibadah dan murojaah Alquran sebelum berangkat ke madrasah. Setelah mengikuti pembelajaran di kelas, ia kembali melanjutkan belajar mandiri, khususnya pada materi bahasa Arab seperti nahwu dan sharaf, serta latihan soal-soal seleksi Timur Tengah.

Tidak hanya fokus pada akademik, Haskim juga aktif berdiskusi dengan teman dan guru untuk memperdalam pemahaman materi. Ia menilai bahwa lingkungan belajar yang suportif di MAN 1 Pekanbaru menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. 

‘’Ada momen jenuh dan capek, pasti. Tapi saya ingat tujuan awal. Saya ingin belajar di Al-Azhar. Jadi saya paksa diri untuk tetap jalan, walaupun pelan,” tambahnya.

Baca Juga: Mengubah Laptop Telantar Jadi Penunjang Belajar 

Prestasi ini mempertegas bahwa keberhasilan bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga soal ketekunan dan konsistensi. Apa yang dilakukan Haskim mencerminkan pola yang sama pada murid lain yang lolos belajar rutin, disiplin waktu, dan tidak mudah menyerah.(nto/c)

Editor : Edwar Yaman
#program timur tengah #man 1 pekanbaru #universitas al-azhar kairo