PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pengumuman hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 disampaikan pada Senin (25/5/2026). Hal itu dikatakan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (Unri), Dr Mexsasai Indra, SH, MH kepada Riaupos.co.
"Pengumuman SNBT 2026 hari ini. Pengumuman kelulusan SNBT 2026 dapat dilihat melalui https://pengumuman-snbt.snpmb.id/ atau PTN Mirror - Universitas Riau melalui https://snbt.unri.ac.id, '' ujarnya.
Setelah itu, pada Selasa, 26 Mei hingga 31 Juli 2026, peserta bisa unduh sertifikatnya. Bagi yang beruntung lolos SNBT, sertifikat tersebut diperlukan untuk mendaftar ulang. Sedangkan bagi yang belum beruntung, sertifikat UTBK bisa untuk mendaftar ke jalur mandiri yang mensyaratkan skor UTBK.
Sebelumnya, Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di pusat UTBK Universitas Riau dimulai selama 10 hari, yakni mulai 21 hingga 30 April 2026, mengikuti jadwal nasional yang telah ditetapkan.
Dr Mexsasai Indra, SH, MH mengatakan bahwa pendaftaran UTBK-SNBT dibuka sejak 25 Maret hingga 7 April 2026. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan ujian berlangsung pada 21-30 April 2026.
Penetapan daya tampung mahasiswa baru di Unri tahun akademik 2026/2027 mengacu pada Keputusan Rektor Nomor 521/UN19/HK.02/2026, yang merupakan perubahan atas keputusan sebelumnya. Kebijakan ini juga selaras dengan arahan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Baca Juga: Wako Pekanbaru Agung Nugroho Salat Id Bersama Warga di Sidomulyo
Untuk tahun akademik 2026/2027, Universitas Riau menyediakan total 8.125 kuota mahasiswa baru untuk program Diploma dan Sarjana.
Penerimaan dilakukan melalui tiga jalur utama, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta jalur Mandiri.
Pada jalur SNBP, sejumlah program studi memiliki daya tampung cukup besar. Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi masing-masing menyediakan 63 kursi, sementara Ilmu Administrasi Bisnis sebanyak 52 kursi. Program D4 Usaha Perjalanan Wisata membuka 42 kursi.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penguatan Kapasitas Analis Kebijakan
Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Manajemen menjadi yang terbesar dengan kuota 108 mahasiswa, diikuti Akuntansi sebanyak 93 mahasiswa dan Ekonomi Pembangunan 48 mahasiswa. Program diploma seperti D3 Akuntansi dan D3 Perpajakan masing-masing menerima 36 mahasiswa.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam menyediakan kuota untuk Sistem Informasi sebanyak 48 mahasiswa, sementara Matematika dan Statistika masing-masing 27 mahasiswa. Program studi Fisika, Kimia, dan Biologi masing-masing menampung 36 mahasiswa.
Di Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Informatika masing-masing memiliki kuota 36 mahasiswa. Program Arsitektur menyediakan 28 kursi dan Teknik Lingkungan 27 kursi.
Baca Juga: Dukung Pelaksanaan MTQ Riau, PUPR Kuansing Perbaiki Beberapa Fasum
Sementara itu, Fakultas Kedokteran menyediakan 48 kursi untuk Program Studi Kedokteran dan 15 kursi untuk Kedokteran Hewan melalui jalur SNBP. Fakultas Hukum menjadi salah satu dengan kuota terbesar, yakni 124 mahasiswa untuk Program Studi Ilmu Hukum.
Pada jalur SNBT, sejumlah program studi mengalami peningkatan daya tampung. Fakultas Ekonomi dan Bisnis membuka 144 kursi untuk Manajemen dan 124 kursi untuk Akuntansi. Fakultas Hukum menyediakan hingga 167 kursi untuk Ilmu Hukum.
Fakultas Kedokteran menyiapkan 64 kursi untuk Program Studi Kedokteran dan 20 kursi untuk Kedokteran Hewan. Sementara itu, Fakultas Keperawatan membuka kuota 84 mahasiswa untuk Program Studi Ilmu Keperawatan.
Baca Juga: Golden Anniversary, RSUD Arifin Achmad Siap Jadi Benteng Utama Pelayanan Kesehatan di Riau
Selain jalur nasional, Unri juga menyediakan jalur Mandiri dengan daya tampung yang umumnya setara dengan jalur SNBP.
Melalui berbagai jalur penerimaan tersebut, Universitas Riau berharap dapat menjaring calon mahasiswa berkualitas yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Editor : M. Erizal