Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

UT dan STEAM Center UIN Suska Latih Murid SDIT Bunayya Kuasai Robotika dan Koding

Harry B Koriun • Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:32 WIB
Tim dari UT dan STEAM Center UIN Suska foto bersama dengan para guru SDIT Bunayya Pekanbaru setelah acara pengabdian masyarakat pada Jumat (5/6/2026). (SDIT BUNAYA UNTUK RIAUPOS.CO)
Tim dari UT dan STEAM Center UIN Suska foto bersama dengan para guru SDIT Bunayya Pekanbaru setelah acara pengabdian masyarakat pada Jumat (5/6/2026). (SDIT BUNAYA UNTUK RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Salah satu upaya nyata mewujudkan generasi emas Indonesia yang siap menghadapi tantangan global, Universitas Terbuka (UT) berkolaborasi dengan STEAM Center UIN Suska Riau menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di SDIT Bunayya, Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini berfokus pada pelatihan koding dan robotika guna mengasah keterampilan sejak usia dini.

Acara yang merupakan implementasi dari pilar Tri Darma Perguruan Tinggi ini dirancang untuk memperkenalkan pembelajaran interaktif berbasis teknologi kepada para peserta didik dan tenaga pendidik yang di laksanakan oleh Ketua dan Direktur UPBJJ UT Pekanbaru, Drs Tedjo Djatmiko.

Salah satu anggota tim, Susilawati MPd, mengungkapkan, pemilihan SDIT Bunayya sebagai mitra merupakan langkah strategis untuk mempercepat adaptasi teknologi di tingkat sekolah dasar.

Baca Juga: Jalin Kerjasama Strategis, UIN Suska dan Riau Pos Teken MoU

"Beruntunglah Bunayya menjadi sekolah terpilih pada kegiatan ini. Di sini, para peserta diajarkan langsung menggunakan alat Kids First Koding dan Robotic. Melalui perlengkapan ini, peserta diberi tugas menyelesaikan berbagai misi menggunakan kode atau simbol. Tujuannya adalah melatih kemampuan berpikir kritis (computational thinking, red), memecahkan masalah, dan berkolaborasi," kata Susilawati.

Anggota tim pengabdian yang juga pakar pendidikan, Dr Rian Vebrianto MEd, menjelaskan, pengenalan dunia robotika dan koding bukan sekadar tren teknologi, melainkan fondasi penting dalam membentuk struktur berpikir anak di era modern.

"Melalui pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) yang dipadukan dengan koding dasar ini, kita sedang menstimulus otak anak untuk terbiasa berpikir sistematis dan logis. Kemampuan computational thinking seperti ini sangat mahal dan menjadi kunci utama agar anak-anak kita tidak hanya menjadi konsumen teknologi di masa depan, melainkan mampu menjadi pencipta dan inovator," jelas Rian. 

Baca Juga: MUED 2026 Perkuat Kolaborasi Berkelanjutan antara Unri dan Mitra Strategis

Sepanjang kegiatan berlangsung, atmosfer ruang kelas tampak hidup. Para murid memperlihatkan antusiasme yang luar biasa dan semangat tinggi saat bahu-membahu menyelesaikan misi serta tugas menantang yang diberikan oleh tim panitia. 

Capaian pembelajaran berbasis STEAM dalam kegitan ini terlihat dari kemampuan para siswa memahami dan menerapkan dasar-dasar sesuai unsur STEAM seperti memahami gerak, sensor, gaya; menggunakan perangkat digital, koding, dan komponen robot; merakit, menguji, dan memperbaiki model/robot; memodifikasi desain dan tampilan; serta menghitung jarak, urutan, ukuran, dan logika bilangan. 

Apresiasi mendalam pun datang dari pihak sekolah. Kepala SD IT Bunayya Pekanbaru, Devi Indryani SPd, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim Universitas Terbuka dan STEAM Center UIN Suska Riau atas ilmu dan fasilitas yang dibagikan.

Baca Juga: UIR Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Pemasaran Bisnis dan Kecerdasan Buatan

"Kami sangat berterima kasih atas kesempatan berharga ini. Harapan kami, ilmu yang telah diberikan tidak berhenti di sini, melainkan dapat diimplementasikan dan diaplikasikan langsung oleh guru-guru kami dalam proses pembelajaran interaktif di kelas sehari-hari," tutur Devi.

Melalui sinergi antar-lembaga pendidikan ini, tim pengabdian berharap kompetensi yang diserap oleh para guru dan siswa dapat menjadi modal utama dalam mencetak generasi cerdas yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di masa depan. 

Editor : Rinaldi
#robotika #sdit bunayya #uin suska