PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan SIK MH MHum bersama Ustaz H Abdul Somad Batubara Lc DESA PhD meresmikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Cahaya Rimbo Panjang, Yayasan Pendidikan Muhammad Jibran, RT 005, RW 002, Dusun III, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (16/9).
Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan mengatakan, jadilah orang yang berbuat baik tanpa embel-embel apa pun. ‘’Berbuat baik saja dengan ikhlas. Kehadiran SLB ini adalah suatu kebaikan yang harus kita batinkan, menjadi suatu karakter, suatu kebiasaan. Kebaikan yang kita berikan bukan untuk diumbar, membuat lupa diri. Kehadiran SLB Rimbo Panjang ini adalah bagian kita untuk bisa berbuat kebaikan, membangun kepercayaan diri, membangun kebersamaan dan karakter anak didik. Kita bisa membuka jalan untuk anak didik agar tidak salah memilih jalan,’’ ujarnya.
Suatu kebanggaan jika sudah dapat berbuat baik, seperti berdirinya SLB ini. Semoga semuanya dapat berjalan lancar diberikan kemudahan dalam mendidik para anak istimewa dan berkembang pesat sehingga banyak anak-anak perhatian khusus tersebut dapat bersekolah.
Baca Juga: Dari Tradisi ke Platform Digital, Peneliti UMRI–Unilak Petakan Transformasi Sastra Melayu Riau
Sementara itu, Ustaz H Abdul Somad menyambut baik kehadiran SLB Cahaya Rimbo Panjang.
‘’Semoga Allah meridoi langkah baik kita, semangat terus. Begitu juga dengan masyarakat sekitar dan mudah-mudahan kehadiran sekolah ini menjadi solusi terhadap permasalahan keluarga dan lingkungan,’’ ujarnya.
Kehadiran SLB ini tidak banyak dijumpai. Bersyukur ada yang memberikan perhatian mendirikan sekolah tersebut. ‘’Marilah kita sama-sama menjadi bagian untuk mensuport sekolah ini,’’ ujarnya.
Baca Juga: LPPM Unri Laksanakan Pengabdian Masyarakat Skema PBM
Pembina Yayasan Pendidikan Muhammad Jibran, Aipda Jepril mengatakan, SLB Cahaya Rimbo Panjang dibangun secara mandiri dan pribadi, berawal dari niat sederhana untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan pendidikan, pendampingan, dan ruang mengembangkan potensi.(nto/c)
Editor : Arif Oktafian