FGD Sejarah UIN Suska Riau Menuju Rekam Jejak Transformasi 

Herianto Baserah • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 09:35 WIB
POTONG TUMPENG: Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA memotong tumpeng pada FGD, Senin (21/9/2026).(Humas UIN Suska Riau untuk Riau Pos)
POTONG TUMPENG: Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA memotong tumpeng pada FGD, Senin (21/9/2026).(Humas UIN Suska Riau untuk Riau Pos)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka memperingati Milad ke-56, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau,  perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia,  menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sejarah UIN Suska Riau yang dilaksanakan di Aula Lantai V Rektorat UIN Suska Riau dan juga digelar secara daring, Senin (21/9). 

Mengusung tema ‘’Menelusuri Akar, Memahami Transformasi, Meneguhkan Jati Diri Universitas Islam Ne­geri Sultan Syarif Kasim Riau’’, forum diskusi ini menghadirkan para tokoh kunci, pakar, serta akademisi senior yang menjadi saksi sejarah dan pilar perjalanan panjang UIN Suska Riau. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Rektor UIN Suska Riau, Wakil Rektor I, II, III, Ketua Senat beserta jajaran, para dekan dan wakil dekan, direktur dan wakil direktur pascasarjana, para guru besar, pimpinan lembaga (LPM, LPPM, SPI), pimpinan UPT, Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri, ketua dan sekretaris prodi, pengurus Dharma Wanita Persatuan, Tim Penulis Buku Sejarah, serta civitas akademika UIN Suska Riau.

Baca Juga: Zahra Chowdhury Resmi Mulai Mengajar sebagai English Teaching Assistant di MAN 3 Pekanbaru

Adapun lima narasumber utama yang hadir memaparkan rekam jejak perjalanan lembaga meliputi Prof Dr H Amir Lutfi, Prof Dr HM Nazir MA, Prof Dr H Munzir Hitami MA, Prof Dr H Alaiddin Koto MA dan Prof Dr H Sudirman M Johan MA. Para narasumber memaparkan kilas balik dinamika perkembangan lembaga, mulai dari era awal pendirian, fase transformasi dari IAIN Sultan Syarif Qasim Riau hingga berkembang pesat menjadi UIN Suska Riau di bawah naungan Kementerian Agama saat ini. Diskusi ini bertujuan untuk menggali kembali nilai-nilai historis, merefleksikan capaian penting, serta merumuskan arah kelembagaan di masa depan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi berkelanjutan demi kemajuan institusi. ‘’Sejalan dengan semangat Milad ke-56 ini, mari kita perkuat kemitraan bersama. Maju dengan inovasi, unggul dengan aksi. Kita tidak boleh berhenti pada pencapaian hari ini. Tantangan dunia pendidikan tinggi ke depan menuntut kita untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing global,’’ ujarnya.

Baca Juga: Penataan Besar-Besaran, 62 Kepala Sekolah Meranti Bakal Berganti, 919 Guru Berpeluang Ikut Seleksi

Prof Leny juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia dan civitas akademika yang mendukung kelanca­ran acara, baik yang hadir di lokasi maupun yang mengikuti secara daring. Ucapan terima kasih mendalam turut disampaikan kepada para narasumber atas dedikasi dalam membagikan rekam jejak sejarah UIN Suska Riau.(nto/c)

 

Editor : Arif Oktafian
FGD sejarah sejarah UIN Suska Milad ke-56 uin suska riau