TUALANG (RIAUPOS.CO) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MAN Insan Cendekia (IC) Siak di tingkat nasional. Dua siswa terbaik MAN IC Siak berhasil meraih medali perak pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur. Sebelumnya,
Dua prestasi tersebut diraih oleh Yogas Pratama pada bidang Geografi dengan pembina Aprilla Sandi, serta Ahmad Fauzan pada bidang Ekonomi dengan pembina Martina Ningsih. Pengumuman capaian tersebut menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar MAN IC Siak pada Sabtu (19/9).
OSN Dikmen 2026 diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI pada 14-20 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang.
Baca Juga: FGD Sejarah UIN Suska Riau Menuju Rekam Jejak Transformasi
Berdasarkan informasi resmi Kemendikdasmen, OSN Dikmen 2026 diikuti 540 finalis dari 28 provinsi dan satu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Jepang. Para finalis berkompetisi dalam sembilan bidang, yakni astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika/komputer, kebumian, kimia, dan matematika.
Ajang OSN tidak hanya menjadi ruang kompetisi meraih medali, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan talenta murid secara berkelanjutan, dengan peluang pembinaan lanjutan hingga ke ajang olimpiade sains internasional.
Kepala MAN Insan Cendekia Siak Cholid menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. ’’Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, dan doa dari para siswa, pembina, guru, serta seluruh keluarga besar MAN Insan Cendekia Siak. Medali perak yang diraih Yogas Pratama di bidang Geografi dan Ahmad Fauzan di bidang Ekonomi menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan prestasi," ujar Cholid.
Baca Juga: Penataan Besar-Besaran, 62 Kepala Sekolah Meranti Bakal Berganti, 919 Guru Berpeluang Ikut Seleksi
Menurutnya, prestasi tersebut tidak boleh berhenti pada perolehan medali, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa. ‘’Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani bermimpi lebih tinggi, bekerja lebih keras, dan memberikan kontribusi terbaik bagi madrasah, daerah, dan Indonesia,’’ lanjutnya.
Bagi MAN IC Siak, capaian Yogas dan Ahmad menjadi bukti bahwa proses pembinaan prestasi yang dilakukan secara berkelanjutan mampu membawa siswa madrasah bersaing di level nasional.(nto/c)
Cholid juga memberikan apresiasi kepada Aprilla Sandi selaku pembina Geografi dan Martina Ningsih selaku pembina Ekonomi yang telah mendampingi dengan penuh dedikasi.
Baca Juga: 62 Kasek di Meranti Segera Berganti
Capaian ini menambah deretan prestasi MAN IC Siak pada tahun 2026 dan menjadi komitmen madrasah dalam mewujudkan pendidikan bermutu yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pengembangan talenta, karakter, daya saing, dan kesempatan murid untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.(nto/c)
Editor : Arif Oktafian