PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setelah beberapa hari mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kualitas udara yang buruk dampak kabut asap karhutla, para siswa di Kota Pekanbaru kembali duduk di bangku kelas sekolah, Rabu (23/9).
Pagi itu, aktivitas belajar mengajar kembali terlihat di sejumlah sekolah. Namun, ada satu hal yang berbeda. Masker masih menjadi perlengkapan wajib yang menemani siswa selama mengikuti pelajaran di dalam kelas.
Di SMPN 20 Pekanbaru, para siswa tampak mengikuti pembelajaran seperti biasa. Sebagian besar mengenakan masker selama berada di lingkungan sekolah. Kembali belajar di kelas memang terasa berbeda setelah sebelumnya mengikuti pembelajaran dari rumah. Penggunaan masker juga membuat aktivitas belajar sedikit kurang nyaman.
”Kurang nyaman tetapi karena wajib pakai masker,” kata Dina, siswa SMPN 20 Pekanbaru.
Baca Juga: Ekskul Kadet Tingkat SMA/SMK/MA Diinisiasi Presiden Prabowo, Kemhan Pastikan Bukan Latihan Militer
Hal serupa terlihat di SMPN 42 Pekanbaru. Para siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka dengan tetap menggunakan masker. Pihak sekolah sebelumnya telah mengingatkan siswa melalui grup WhatsApp agar membawa dan menggunakan masker.
”Sudah diingatkan di grup WA sekolah agar supaya pakai masker. Agak kurang nyaman memang saat belajar,” tambah Dani, pelajar SMPN 42 Pekanbaru.
Kondisi yang sama juga terlihat di SDN 191 Pekanbaru. Siswa kembali mengikuti aktivitas belajar di ruang kelas setelah sebelumnya kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah.
Kembalinya siswa ke sekolah tersebut seiring dengan kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru yang kembali menerapkan pembelajaran tatap muka setelah kualitas udara menunjukkan perbaikan.
Baca Juga: 57 Siswa Pondok Pesantren Darul Fatah Belajar Jurnalistik di Riau Pos
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Nomor B.400.3.1/Disdik/39/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, proses belajar mengajar kembali dilaksanakan secara tatap muka
Dalam surat edaran tersebut disebutkan, pada Selasa (22/9), kualitas udara Kota Pekanbaru terpantau berada pada kategori baik. ”Proses belajar mengajar diselenggarakan tatap muka. Seluruh kegiatan berjalan normal dan tetap dilakukan pemantauan ISPU secara harian,” ujarnya.(ilo)
Editor : Arif Oktafian