KAMPAR (RIAU POS.CO) - Ikan patin dan sukun yang menjadi potensi pangan lokal Kabupaten Kampar kini dikembangkan menjadi berbagai produk pangan bernilai tambah.
Upaya tersebut dilakukan Tim Dosen Universitas Riau (Unri) bersama Kelompok Usaha Ahmadi Kuliner di Dusun Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang Kota pada 30 Agustus 2026.
Kegiatan melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) tersebut tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga pendampingan langsung kepada pelaku usaha.
Baca Juga: Naik Rp97,4 Miliar, APBD Perubahan 2026 Kuansing jadi Rp1,6 Triliun, KUA PPAS Ditandatangani
Materi yang diberikan meliputi penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), nilai gizi, pengolahan sukun, diversifikasi produk hingga manajemen usaha.
Ketua Tim Pengabdian Dr. Mery Sukmiwati, M.Si., mengatakan pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi fokus kegiatan. Menurutnya, pengolahan bahan lokal menjadi produk bernilai tambah dapat memperkuat usaha masyarakat.
“Kami tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendampingi mitra secara langsung mulai dari penerapan GMP, pengolahan bahan baku, diversifikasi produk hingga manajemen usaha,” ujar Mery, Ahad (20/9/2026).
Baca Juga: Rapat Paripurna tentang Perubahan APBD 2026 Inhu Molor dan Tanpa Dihadiri Fraksi Golkar
Melalui praktik langsung, kelompok usaha berhasil mengembangkan sejumlah produk, di antaranya kokek macho sukun, rendang salai patin sukun dan keripik sukun pedas.
Selain inovasi produk, kelompok usaha juga mendapatkan pemahaman mengenai kebersihan, sanitasi, keamanan pangan dan konsistensi proses produksi.
Owner Ahmadi Kuliner, Zuliana, mengaku terbantu dengan pendampingan tersebut. “Kami mendapatkan pengetahuan baru tentang pengolahan yang baik, kebersihan, nilai gizi, serta cara memanfaatkan sukun menjadi produk yang lebih menarik,” katanya.
Baca Juga: Alternatif Karpet Mobil Tahan Debu dan Air, Terkena Lumpur atau Tumpahan Makanan
Tim pengabdian terdiri dari Dr. Mery Sukmiwati, MSi, Dr. Ir. Tjipto Leksono, M.Phil., Rahmita Budiartiningsih, S.E., M.Hum., dan dr. Indah Prasetya Putri, M.Ked(PD), Sp.PD. Kegiatan juga melibatkan Fadel Al-Barra, S.Tp., M.T., sebagai dosen tamu.
Kegiatan didukung LPPM Universitas Riau melalui DIPA LPPM Universitas Riau Tahun Anggaran 2026, Skema PBM, berdasarkan Kontrak Nomor 809/UN19.5.1.3/AL.04.03/2026.
Melalui kegiatan ini, pemanfaatan patin dan sukun diharapkan semakin berkembang sehingga mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan nilai ekonomi pangan lokal di Kabupaten Kampar.
Editor : M. Erizal