Fitur Khusus Sekolah di Instagram Mudahkan Siswa Bentuk Komunitas Virtual, Ini Syarat dan Ketentuan

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 23:05 WIB
Fitur Instagram di dalam handphone. (Dok Radar Kudus/Jawapos.com)
Fitur Instagram di dalam handphone. (Dok Radar Kudus/Jawapos.com)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Babak baru mulai dimainkan Instagram. Kini sekolah dan siswa bisa memperluas fitur Instagram. Syaratnya, sekolah dan siswa yang akan menggunakan telah terverifikasi dalam program Kemitraan Sekolah (School Partnership Program).

Nantinya, sekolah yang telah tergabung dengan program tersebut akan mendapatkan fitur baru. Tujuannya untuk mempermudah komunikasi dengan komunitas sekolah. 

Dilansir dari Engadget, salah satunya adalah kemampuan membuat klub dan tim yang dapat menjadi pusat informasi maupun berbagai kegiatan sekolah. Admin klub maupun admin program Kemitraan Sekolah dapat mengunggah Stories dan Notes.

Baca Juga: Warga Desa Petala Bumi Minta Pemkab Inhu Batalkan MoU Tentang Jalan dengan PT Inecda

Sekolah juga dapat membuat Channels untuk membagikan informasi penting kepada komunitas mereka. Misalnya, admin tim bola basket dapat menggunakan Stories untuk menyampaikan informasi mengenai jadwal atau pendaftaran seleksi pemain (tryout).

Fitur ini tidak hanya ditujukan bagi siswa, tetapi juga dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua dan guru. Untuk menjaga akses komunitas sekolah, hanya siswa yang telah terverifikasi yang dapat melihat Stories dan Notes tersebut.

Siswa yang telah terverifikasi juga dapat mengakses direktori sekolah. Di dalamnya terdapat daftar siswa lain yang sudah melalui proses verifikasi sehingga mereka dapat menemukan rekan sesama siswa dalam komunitas sekolah. 

Baca Juga: Kara Santan Raih Penghargaan Kategori Bahan Dasar Makanan

Meta bekerja sama dengan layanan pihak ketiga, UNiDAYS, untuk melakukan proses verifikasi identitas siswa sebelum mereka dapat bergabung dengan komunitas sekolah. Selain itu, siswa dapat menambahkan banner sekolah pada profil Instagram mereka.

Meta menyebut seluruh fitur baru tersebut mulai diluncurkan secara bertahap mulai hari ini, Selasa (29/9). Banner hanya dapat dilihat oleh siswa lain atau remaja yang mereka ikuti dan telah mengikuti mereka kembali (follow back).

Program tersebut sebelumnya diluncurkan perusahaan induk Instagram, Meta, pada tahun lalu. Melalui program ini, Meta menjanjikan kepada sekolah peserta bahwa laporan siswa terkait perundungan dan pelecehan akan mendapat prioritas dalam proses moderasi.

Baca Juga: Pengesahan APBD Perubahan 2026 Ditolak, DPRD Sebut Tak Ada Anggaran Pro Rakyat

Meta menyatakan laporan yang berasal dari sekolah mitra akan ditempatkan lebih awal dalam antrean moderasi dan ditindaklanjuti dalam waktu 48 jam.

Sumber: Jawapos.com

 

Editor : Rinaldi
fitur khusus sekolah komunitas virtual instagram