Dorong Seni Kompang Jadi Muatan Lokal Sekolah 

Monang Lubis • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 10:33 WIB
LOMBA KOMPANG: Lomba kompang tingkat SD dan SMP sempena HUT ke-27 Kabupaten Siak di Gedung LAM Siak Jalan Hang Tuah, Kamis (8/10/2026). (Monang lubis/riau pos)
LOMBA KOMPANG: Lomba kompang tingkat SD dan SMP sempena HUT ke-27 Kabupaten Siak di Gedung LAM Siak Jalan Hang Tuah, Kamis (8/10/2026). (Monang lubis/riau pos)

SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) - Seni kompang tidak berhenti sebagai identitas dan warisan budaya Melayu. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Siak mendorong generasi muda mengenal dan memainkannya mulai dari sekolah. Salah satunya dengan terus berupaya memasukkan seni kompang dalam muatan lokal pembelajaran dan kurikulum sekolah.

”Disdik akan memasukkan muatan lokal dalam kegiatan pembelajaran, kurikulum sekolah. Salah satunya adalah mengenai seni budaya kompang yang saat ini sedang kami rintis dan kami diskusikan bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Siak. Semoga nantinya menjadi salah satu materi pembelajaran di sekolah-sekolah,” ujar Kepala Disdik Siak Romy Lesmana Dermawan saat membuka Lomba Seni Kompang tingkat SD dan SMP sederajat, memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Siak 2026 di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak, Kamis (8/10) siang.

Romy mengajak kepala sekolah dan guru untuk terus memberikan ruang bagi anak-anak belajar serta menampilkan kompang dalam berbagai kegiatan. Kegiatan-kegiatan di sekolah diusahakan menampilkan seni kompang, sehingga semakin berkembang dan diajarkan kepada anak-anak.

”Kalau bukan kita, siapa lagi yang melestarikan jati diri budaya Melayu ini, jangan sampai seni kompang hilang di Kabupaten Siak,” ujarnya. 

Baca Juga: Beasiswa SDM Sawit Bekal Bangun Bengkalis

Sementara itu, perwakilan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak Jamaluddin mengatakan, kompang merupakan salah satu seni budaya Melayu yang telah hidup di tengah masyarakat sejak zaman dahulu. Menurutnya, menjaga kompang berarti menjaga marwah dan identitas Melayu.

”Kami dari LAMR Kabupaten Siak tentu mendukung  kegiatan ini,” kata Jamal.

Perkembangan zaman dan teknologi, menjadi tantangan dalam menjaga budaya Melayu. Karena itu, pengenalan seni budaya kepada generasi muda menjadi penting agar mereka tetap mengenal dan mencintai budaya daerahnya.

Baca Juga: UIR Resmi Kantongi Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi

Ketua Panitia Lomba Seni Kompang yang juga Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Siak, Herman, turut menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar pada 2025. 

Pada tahun ini, lomba diikuti peserta tingkat SD dari 11 kecamatan dan tingkat SMP dari 10 kecamatan. Perlombaan berlangsung semarak, ini bukti bahwa semangat pelajar untuk melestarikan budaya kompang masih ada. 

Selanjutnya, para pemenang lomba seni kompang tingkat SD dan SMP sederajat nantinya akan diumumkan pada malam Rumah Rakyat dalam rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Siak pada 10 Oktober 2026.(yls)

Laporan MONANG LUBIS, Siak Sriindrapura

Editor : Arif Oktafian
kabupaten siak pendidikan siak siak sriindrapura siak