BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Riau (Unri) mendampingi 45 guru MTs Negeri 1 Kampar mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Kegiatan bertajuk Workshop Optimalisasi ChatGPT dan Canva AI dalam Pengembangan Media Pembelajaran Praktis dan Interaktif tersebut dilaksanakan pada Kamis (1/10) dan Rabu (7/10), dengan melibatkan guru dari 15 mata pelajaran.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.
Baca Juga: Guru Besar Universitas Riau Tekankan Valuasi Mewujudkan Ekonomi Biru Berkelanjutan
Workshop ini dirancang secara praktis agar peserta tidak hanya memahami konsep dasar AI, tetapi juga mampu menerapkannya dalam penyusunan bahan ajar dan media pembelajaran di kelas.
Ketua kegiatan Nur Fadillah Riyanti SPd Gr mengatakan, pemanfaatan AI dapat membantu guru menciptakan media pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif.
Menurutnya, teknologi tersebut juga dapat menghemat waktu guru dalam menyiapkan materi, selama digunakan secara bijak dan tetap melalui proses pemeriksaan.
‘’Teknologi AI dapat menjadi alat bantu bagi guru dalam mengembangkan materi, kuis, dan latihan interaktif. Namun, guru tetap perlu memastikan ketepatan materi serta kesesuaiannya dengan kebutuhan siswa,’’ ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa Magister Unri Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di MTsN 1 Kampar
Dalam workshop tersebut, peserta mempraktikkan penggunaan ChatGPT untuk menyusun konten pembelajaran dan Canva AI untuk merancang tampilan media.
Para guru juga menghasilkan media sesuai mata pelajaran masing-masing melalui proyek ‘’Satu Mata Pelajaran, Satu Media’’. Proyek ini mendorong setiap peserta menghasilkan produk yang dapat langsung dikembangkan dan digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Selain memperoleh pemahaman teknis, para peserta juga berdiskusi mengenai etika penggunaan AI, pentingnya verifikasi informasi, serta penyesuaian materi dengan karakteristik dan tingkat kemampuan siswa. Dengan demikian, media yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dengan tujuan pembelajaran.(ali/c)
Editor : Arif Oktafian