PELALAWAN (RIAUPOS.CO) – Kimia tak lagi menakutkan. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (Unri) membuktikannya lewat Pendidikan Kimia Mengabdi (PKM) 2026 di Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Selasa (13/10/2026) hingga Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan inovasi pembelajaran, literasi sains, penghijauan, hingga pemberdayaan masyarakat. Mengusung tema‘’Aktivitas Kreatif Mahasiswa Pendidikan Kimia dalam Mewujudkan Kampus Berdampak melalui Inovasi, Literasi, dan Pembelajaran Kimia yang Aktif, Menyenangkan, serta Bermakna”. PKM 2026 melibatkan SMAN 1 Pelalawan, SMPN 1 Pelalawan, SDN 001 Pelalawan, dan SDN 004 Pelalawan.
Baca Juga: Polsek Pangean Tangkap Pria Berinisial FW, 20 Paket Sabu Disita
Ketua Pelaksana Riska Maisarah menyampaikan, kegiatan ini membuktikan mahasiswa mampu mengerahkan energi dan ilmu untuk mengabdi.
‘’Melalui kegiatan ini, kita dapat berbagi ilmu, khususnya pengajaran kimia, sekaligus memberikan kontribusi aktif dan dampak positif bagi masyarakat Pelalawan,’’ ujarnya.
Rangkaian acara dibuat seru dan interaktif: atraksi kimia untuk SMP dan SMA, lomba Ranking 1, Training Motivasi dan Jendela Literasi, serta permainan edukatif untuk murid SD. Tak ketinggalan aksi penghijauan untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.Untuk guru dan masyarakat, digelar workshop pembuatan Web Game berbasis AI menggunakan Google AI Studio dan Canva Code bagi guru SMAN 1 Pelalawan, workshop pembuatan kombucha dari teh, bunga rosella, dan bunga telang melalui fermentasi SCOBY, sosialisasi kesehatan menopause bagi ibu-ibu, hingga wirid di Masjid Hibbah.
Baca Juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Lepas Arak-arakan HKN di LAMR
Kegiatan dibuka Koordinator Prodi Pendidikan Kimia FKIP Unri Sri Haryati SPd MSi.
‘’Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada murid SD, SMP, dan SMA bahwa kimia merupakan ilmu yang menyenangkan untuk dipelajari,’’ ungkapnya.Program tahunan ini, setelah sukses di Tapung Hilir, Kampar pada 2025, kini memperkuat sinergi perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat Pelalawan.(nto/c)
Editor : Edwar Yaman